Cerita di Balik `Pernikahan` Ibu dan Anak Ini Kuras Air Mata

Reporter : Ratih Wulan
Kamis, 9 November 2017 10:12
Cerita di Balik `Pernikahan` Ibu dan Anak Ini Kuras Air Mata
Para undangan yang hadir tak kuasa menahan tangis kesedihan melihat anak kecil yang menikah dengan ibunya.

Dream - Belum lama ini, terjadi sebuah pernikahan yang menggemparkan dunia maya. Sebuah pernikahan istimewa, baru saja digelar di Kota Xinfa, Harbin, ibukota Provinsi Heilongjiang, Cina.

Pernikahan itu bukanlah ikatan janji antara dua orang dewasa. Melainkan antara seorang ibu, dengan anak lelakinya yang baru berusia empat tahun. Eittss... Jangan protes dulu!

Anak laki-laki yang bernama Baobao ini telah mengidap penyakit leukimia akut sejak usia dua tahun. Leukimia merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan.

Chinadaily© dream.co.id

Dilansir dari Chinadaily, disebutkan sel darah putih akan rusak digerogoti oleh sel kanker. sehingga tubuh tidak lagi memiliki pertahanan terhadap penyakit.

Kondisi kankernya semakin memburuk sejak bulan April lalu. Baobao sangat menyayangi sang ibu. Ia bahkan mengucapkan kalimat yang meluluhkan hati sang ibu.

Chinadaily© dream.co.id

" Ibuku adalah wanita paling cantik di dunia dan aku selalu ingin bersama dengan ibu selamanya," ujar Baobao.

Kedua orangtua Baobao pun sangat tersentuh dengan ucapannya. Kata-kata itu, diucapkan dengan sangat polos oleh anak laki-laki yang baru berusia 4 tahun itu.

Chinadaily© dream.co.id

Sang ibu bersama ayah Baobao pun mempersiapkan pesta pernikahan spesial khusus untunya. Pernikahan tersebut berlangsung, dua hari setelah Baobao merayakan ulang tahunnya yang keempat.

" Kami sangat berharap untuk dapat menyaksikan pernikahannya pada 20 tahun yang akan datang," tutur sang ayah.

Chinadaily© dream.co.id

Pernikahan spesial itu pun berlangsung sangat khidmat. Sang ibu berjalan mengenakan baju pengantin di sampingnya. Sedangkan sang ayah ikut hadir, memeluk keduanya. Bahkan, agar pesta pernikahan berjalan sempurna, mereka menyediakan kue pernikahan istimewa untuk Baobao.

(ism, Laporan: Annisa Mutiara Asharini)

Beri Komentar