Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Fimadani.com)
Bagaimana penjelasan sebenarnya dalam Islam? Kisah berikut ini bisa jadi jawabannya.
Dream - Alkisah suatu hari seorang ulama, Kiai Durrahman, baru saja pulang dari kuburan. Tiba-tiba, ia kedatangan seorang pemuda lulusan sebuah kampus di Madinah yang hendak mengajak berdebat.
Dengan gaya seolah menguji, si pemuda bertanya pada sang ulama, "Pak Kiai, apa hukumnya mendoakan orang mati?"
Dengan mantap Kiai menjawab, "Haram!"
Di pemuda terkejut. Jawaban Kiai Durrahman di luar dugaannya.
"Alasannya, Kiai?" tanya si pemuda kembali.
"Islam mengajarkan, mendoakan orang harus yang baik-baik. Harusnya kita mendoakan orang banyak rezeki, sehat, atau panjang umur. Jangan sampai kita mendoakan orang mati, itu doa buruk," kata Kiai Durrahman.
Usai mendengar penjelasan Kiai, si pemuda pun lekas pamit pulang.
Ternyata yang dimaksud Kiai Durrahman dengan mendoakan orang mati adalah berdoa agar seseorang meninggal dunia. Bukan mendoakan orang yang sudah meninggal.
(Sumber: www.nu.or.id)