Kisah Mbak Ifa, Wanita Tanpa Kaki yang Hidupi Anak dengan Jualan Koran

Reporter : Ulyaeni Maulida
Selasa, 13 Juli 2021 12:45
Kisah Mbak Ifa, Wanita Tanpa Kaki yang Hidupi Anak dengan Jualan Koran
Cita-citanya ingin punya Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa.

Dream – Siti Nurjanah, 37 tahun, lahir dalam kondisi fisik yang tidak sempurna. Ia tak memiliki kedua kaki dan telapak tangan kiri.

Baca juga: Pernah Makan Biskuit Campur Air Keran, Wanita ini Bangkit Usai Dihina Kayak PSK

Setelah sang suami pergi meninggalkannya dan anaknya, wanita yang akrab disapa Mbak Ifa ini mencari nafkah dengan berjualan koran.

Ia harus menjadi tulang punggung keluarga, dengan kondisi fisik terbatas. Meski begitu, Mbak Ifa tak pernah mengeluh. Ia selalu berusaha kuat demi masa depan sang anak.

Baca juga: Pernah Divonis Hidup Tak Lama, Tukang Ojek Rawat 20 Anak Pecandu Lem & Narkoba

1 dari 2 halaman

Berjualan Koran

Kisah Haru© Foto: TikTok/beramaljariyah

Baca juga: Pilu, Bocah di Depok Semalaman Peluk Jasad Ibunya yang Positif Covid-19

Di tengah dinginnya Kota Malang, Mbak Ifa biasanya mulai berjualan koran dari pukul 05.00 pagi hingga 09.00 WIB. 

Tak jarang ia diledek dan direndahkan oleh pengguna jalan. Bahkan beberapa kali nyawanya juga terancam bahaya karena hampir tertabrak. Namun, hal tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk tetap berjuang.

Dalam sehari, Mbak Ifa bisa mengumpulkan Rp15-20 ribu. Penghasilannya ini ia bagi untuk kebutuhan makan, kontrakan, hingga biaya pendidikan sang anak.

baca juga: Kisah Pengamen Cilik Bikin Terenyuh: Aku Hanya Ingin Steak, Makanan Orang Kaya

2 dari 2 halaman

Miliki Cita-Cita Mulia

Kisah Haru© Foto: TikTok/beramaljariyah

Baca juga: Subhanallah, Momen Haru Nakes Ber-APD Jadi Imam Sholat Pasien Covid-19

Mbak Ifa juga kerap berpuasa agar ia bisa menghemat. Terlebih jika musim hujan tiba, ia tak bisa berjualan koran.

Namun, dibalik segala keterbatasannya, Mbak Ifa justru rajin bersedekah pada sejumlah anak yatim. Ia juga memiliki cita-cita bisa membangun Panti Asuhan Anak Yatim dan Dhuafa.

Baca juga: Sujud Terakhir Imam Masjid di Atas Ranjang Rumah Sakit

Selain itu, harapan terbesar Mbak Ifa adalah ingin memberikan masa depan yang cerah untuk anaknya. Ia ingin sekali bisa memiliki toko baju muslim sendiri untuk menyekolahkan anaknya sampai ke jenjang pendidikan tertinggi.

Beri Komentar