Memahami Salah Satu Lapisan dalam Konsep Pertahanan Terhadap Ancaman Ideologi

Reporter : Ulyaeni Maulida
Kamis, 12 November 2020 10:05
Memahami Salah Satu Lapisan dalam Konsep Pertahanan Terhadap Ancaman Ideologi
Salah Satu Lapisan dalam Konsep Pertahanan Terhadap Ancaman Ideologi Adalah Pertahanan Militer

Dream – Ideologi sebuah negara sangat mempengaruhi cita-cita bangsa. Sehingga ideologi negara harus dijaga agar tak mendapat ancaman dari bangsa manapun. Salah satu lapisan dalam konsep pertahanan terhadap ancaman ideologi adalah pertahanan militer. 

Lapisan dalam konsep pertahanan terhadap ancaman ideologi bukan hanya pertahanan militer. Namun juga sishankamrata. Sishankamrata ini terdiri dari dua komponen, yakni pertahanan militer dan non-militer.

Salah satu lapisan dalam konsep pertahanan terhadap ancaman ideologi berkaitan dengan pertahanan militer yang menjadi komponen utamanya. Sedangkan konsep pertahanan non-militer adalah komponen utamanya.

1 dari 3 halaman

Salah Satu Lapisan dalam Konsep Pertahanan Terhadap Ancaman Ideologi Adalah Pertahanan Militer

Ilustrasi© Freepik

 

Ideologi merupakan cara pandang membentuk karakter berpikir dalam mewujudkan keinginan atau cita-cita. Ideologi negara Indonesia adalah Pancasila.

Pancasila menjadi pandangan dan falsafah hidup bagi bangsa Indonesia. Ideologi inilah yang harus dijaga agar cita-cita bangsa dapat tercapai.

Inilah peranan penting pertahanan militer untuk menjaga pertahanan ideologi bangsa dari berbagai ancaman. Sistem pertahanan Indonesia menggunakan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (sishankamrata). Sistem pertahanan ini menggunakan dua komponen, yakni pertahanan militer dan non-militer.

Dalam pertahanan militer akan mengandalkan peran TNI dan POLRI. TNI yang akan berperan sebagai alat pertahanan NKRI. Sementara POLRI yang akan mengatur keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sedangkan sebagai pertahanan pendukungnya menggunakan peran non-militer yaitu seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Meski salah satu lapisan dalam konsep pertahanan terhadap ancaman ideologi adalah pertahanan militer, tetapi militer dan non-militer tetap satu kesatuan. Keduanya tak dapat dipisahkan dan harus bisa saling bekerjasama. Untuk kesejahteraan dan pertahanan ideologi agar terwujudlah cita-cita bangsa.

2 dari 3 halaman

Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata)

Ilustrasi© Pexels.com

Usaha pertahanan dan keamanan rakyat dilakukan melalui sistem prtahanan dan keamanan rakyat semesta. TNI, POLRI, dan rakyat adalah tiga komponen utama yang berperan penting dalam usaha pertahanan dan keamanan ini negara Indonesia.

TNI dan POLRI menjadi kekuatan utama untuk menjaga pertahanan bangsa Indonesia. Sedangkan rakyat menjadi kekuatan pendukung untuk bekerjasama agar tercapai cita-cita bangsa yang diinginkan.

Maksud dari sistem ini adalah usaha untuk mempertahankan keamanan negara yang menjadikan seluruh rakyat dan sumber daya nasional, sarana dan juga prasarana nasional, dan seluruh wilayah negara menjadi satu kesatuan yang utuh dan menyeluruh.

Sistem ini juga bersifat dinamis. Artinya bila bangsa Indonesia sudah mengalami perkembangan yang baik, maka sistem ini tetap dapat digunakan sesuai dengan kondisi yang terjadi.

3 dari 3 halaman

Fungsi Ideologi dalam Sebuah Negara

Ilustrasi© Freepik

 

Kognitif

Unsur kognitif adalah segala pengetahuan dan pandangan yang merupakan landasan untuk memahami segala kejadian yang terjadi disekitarnya.

Unsur ini menjadi acuan dalam memahami dan menyikapi segala persoalan. Pemahaman ideologi oleh suatu bangsa dapat mempengaruhi kebijakan-kebijakan yang ada dalam negaranya, baik itu kebijakan politik, sosial, ekonomi, maupun kebudayaan.

Orientasi dasar

Orientasi dasar artinya membuka wawasan yang memberikan makna serta menunjukkan tujuan dalam kehidupan masyarakat. Ideologi dalam hal ini berfungsi untuk menentukan suatu arah dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ideologi sebuah negara dapat membantu kelangsungan hidup sebuah bangsa. Jika ideologi negara terancam, maka negara tersebut akan mudah dihancurkan oleh serangan-serangan yang tidak terduga.

Norma

Negara yang memiliki ideologi sangat berpegang teguh pada norma-norma yang menjadi pedoman dalam berbangsa dan bernegara. Jadi, dalam bertindak selalu dalam batasan norma-norma yang terkandung di dalam ideologi tersebut.

Berpedoman dengan norma-norma, maka seseorang dapat terarah dalam bertingkah laku. Norma inilah yang menjadi pembatas sehingga tidak semena-mena dalam bertindak.

Identitas

Ideologi dapat menentukan identitas diri suatu bangsa, yakni jati diri yang berbeda dengan negara lainnya. Identitas nasional Indonesia salah satunya adalah pancasila. Pancasila dijadikan sebagai dasar filsafat, pandangan hidup, kepribadian, dan dasar negara.

Mencapai tujuan bangsa

Ideologi juga berfungsi untuk mencapai tujuan sebuah negara. Tanpa ideologi, suatu bangsa tidak akan mampu untuk mencapai tujuan dan cita-citanya. Oleh karena itu, ideologi adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam mewujudkan cita-cita Negara tersebut.

 

(Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar