Pengalaman Seram Melihat Makhluk Halus Sejak Kecil

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 17 Agustus 2016 16:02
Pengalaman Seram Melihat Makhluk Halus Sejak Kecil
Ada beberapa orang yang diberi keistimewaan oleh Allah SWT bisa melihat makhluk-makhluk ini.

Dream - Sebagai seorang mukmin, kita harus percaya tentang adanya makhluk halus dan hal-hal gaib yang biasanya tidak dapat dilihat oleh mata atau dirasa dengan tangan. Mereka ini hidup di dalam alamnya tersendiri.

Namun, ada juga beberapa orang yang diberi keistimewaan oleh Allah SWT bisa melihat makhluk-makhluk ini. Seperti yang diceritakan oleh Sha Ramson Abdullah.

Abdullah rupanya bisa melihat dan bermain-main dengan makhluk gaib yang memiliki berbagai rupa dan bentuk saat kecil. Dia melihat ada makhluk gaib yang bertengger atas makanan, di atas frame Alquran dan sebagainya. Benar-benar membuat bulu roma berdiri!

Masa Kecil Melihat Berbagai Makhluk Gaib

Saat kecil sekitar usia 3-4 tahun, Abdullah sering nampak makhluk lain, bukan manusia. Bentuk dan rupa makhluk-makhluk itu berbagai macam. Ada yang besar, yang kecil, yang kurus, yang gemuk, yang perutnya buncit, yang tinggi, yang pendek.

Tidak itu saja. Kulit mereka juga beraneka warna. Ada yang hijau, yang merah, yang biru, yang hitam, yang coklat. Semuanya bertanduk dan berekor. Matanya merah dan ada urat hijau berselirat dalam biji mata mereka.

Semuanya berkeliaran di dalam gedung saat dia dan keluarganya duduk di Pusat Kesehatan Jasin, Melaka, Malaysia.

Waktu itu Abdullah masih kecil sehingga dia tak tahu apa nama makhluk itu. Yang pasti, makhluk-makhluk itu ada jantan dan betina.

Abdullah baru mengerti siapa makhluk-makhluk itu setelah dewasa. Mungkin mereka itulah yang disebut dengan golongan jin. Sangat banyak. Satu hari, ada anak jin jantan yang bermain-main dengan Abdullah di tepi ujung ranjang. Abdullah senang bermain dengan dia, sebab saat itu Abdullah masih anak-anak jadi dia tak tahu itu jin dan memang sifat anak-anak suka bermain.

Kalau ditanya bagaimana Abdullah berkomunikasi dengan jin, bicara bahasa apa, Abdullah pun tak tahu. Sebab Abdullah masih kecil saat itu. Yang pasti, Abdullah mengerti bahasa anak jin itu. Waktu main-main itulah almarhumah ibunya sering melihat anak Abdullah seperti sedang berbicara dengan seseorang.

Kalau sudah begitu, ibunya mendekati anak Abdullah. Ibunya bertanya Abdullah lihat apa? Berbicara dengan siapa? Tertawa dengan siapa? Abdullah menunjuk-nunjuk ke makhluk-makhluk di sekelilingnya sambil bicara, " Tuuu ... Tuuuu .... ibu tak melihatnya kah?"

1 dari 3 halaman

Ada Ayat Kursi Digantung di Dinding, Makhluk Itu Ternyata Tidak Takut

Ada Ayat Kursi Digantung di Dinding, Makhluk Itu Ternyata Tidak Takut

Abdullah teringat waktu masih kecil, ada ukiran Ayat Kursi besar tergantung di dinding rumahnya. Makhluk-makhluk itu ternyata tak takut sama sekali dengan ayat-ayat Alquran. Mereka bahkan duduk bertengger di atas frame Ayat Kursi itu.

" Allah sendiri perlihatkan kepada saya, ada makhluk warna hijau berbadan kurus dan berkepala botak dengan perut buncit duduk bertengger di atas frame Ayat Kursi itu. Kalau Allah perlihatkan wujudnya ke semua orang, pasti banyak yang terkejut. Sebab makhluk itu terlihat jelek, menyeramkan, serasa mau pingsan jika melihatnya," kenang Abdullah.

Abdullah mengatakan perilaku makhluk-makhluk itu memang seenaknya dan tidak tahu aturan. Ada yang mengorek hidung dan telinga, bergelayut pada kipas angin di langit-langit, melompat-lompat di atas meja makan, berlarian ke sana kemari.

Karena Abdullah sering tertawa sendiri melihat tingkah polah makhluk-makhluk itu, ibu dan bapaknya berupaya mencari penawar sehingga putranya itu tak lagi melihat benda-benda macam itu lagi.

" Sifat orang tua memang macam itu. Mereka risau tingkat dewa. Mereka membawa saya pergi berobat sampai ke Johor. Tak ingat Johor itu di mana sebab masa itu saya masih kecil. Jadi, sejak itu, dengan izin Allah, saya sudah tak nampak makhluk gaib lagi."

2 dari 3 halaman

Mengapa Baca Doa Sebelum dan Sesudah Makan

Mengapa Baca Doa Sebelum dan Sesudah Makan

" Sebenarnya saya di sini bukan untuk bercerita bagaimana bentuk dan rupa makhluk-makhluk itu, tapi ada hal-hal yang lebih penting yang perlu diketahui kalian semua," kata Abdullah.

Ketahuilah bahwa:

1. Bukan kita saja yang hidup di dunia ini tapi ada makhluk lain. Mereka di alam lain tapi nampak seperti tinggal di dunia kita. Sebab itu mereka sesuka hati bergelayut atas kipas, bertengger di atas Ayat Alquran, injak-injak makanan di atas meja makan. Sebab bagi mereka dunia kita ini adalah permainan. Allah pun bersabda dalam Alquran 'Innamal hayatud dunya la'ibuw' yang artinya kehidupan di dunia hanyalah ibarat permainan.

2. Kita tak nampak mereka tapi mereka nampak kita. Sebab itulah kita wajib baca doa sebelum makan dan minum. Kalau tak baca doa makan, mereka pun ikut makan dengan kita. Sebelum kita baca doa makan mereka sudah duduk bertengger di atas piring, mangkuk, sendok, garpu, gelas yang akan suapkan ke mulut kita. Bayangkan barang sekecil garpu pun mereka duduki, apalagi di piring nasi? Bukan satu atau dua ekor yang menunggu ikut makan dengan kita, tapi puluhan ekor! Jadi, wajib baca doa sebelum dan setelah makan.

3. Islam suruh kita tutup makanan sebab makhluk lain bisa makan makanan kita dibiarkan terbuka. Cara mereka makan makanan yang terbuka adalah dengan menghirup makanan tersebut. Sebab itulah makanan yang terbuka cepat rusak dan basi. Makhluk ini tak tahu apa itu meja tempat makanan. Mereka hanya tahu makanan saja. Sebab itulah mereka injak-injak dan melompat-lompat di atas meja makan. Paling sadis, makhluk ini main jangka dan jongkok pada makanan yang terbuka itu. Paling tidak tahu aturan, tidak mustahil makhluk-makhluk buang hajat pada makanan yang terbuka itu.

3 dari 3 halaman

Jangan Mandi dan Tidur dalam Keadaan Telanjang Bulat

Jangan Mandi dan Tidur dalam Keadaan Telanjang Bulat

4. Kita tak nampak orang lain, tapi jangan lupa makhluk-makhluk ini ada di sekeliling kita. Sebab itulah Islam melarang kita mandi tanpa sehelai benang pun. Paling tidak, mandilah pakai celana dalam. Tahu kenapa begitu? Sebab bila kita mandi tak pakai apa-apa, mereka pun main air dengan kita sambil ketawa-ketawa tengok tubuh kita. Menakutkan lagi, kalau tiba-tiba kita sudah besar kita nampak ada makhluk lain muncul depan kita main air dalam kamar mandi dengan kita. Makanya kamar mandi itu rumahnya setan.

5. Makhluk-makhluk ini selalu ada di sekeliling kita, cuma kita yang tak nampak mereka. Jadi, kalau tidur itu, kalau bisa jangan tidur telanjang. Tak peduli lelaki atau perempuan. Sebab mereka ini makhluk yang bernafsu juga macam manusia. Malam-malam kita tidur telanjang, tak mustahil makhluk-makhluk ini yang akan belai-belai setiap inci tubuh kita, cuma kita saja yang tak sadar, tak rasa, tapi mereka puas. Jadi, sebelum tidur, jangan lupa ambil wudhu, baca doa sebelum tidur, amalkan surah-surah lazim. InsyaAllah Allah jaga kita.

Jangan Mensyirikkan Allah, Percaya Ukiran Ayat Kursi Bisa Usir Setan

6. Jangan mensyirikkan Allah. Jangan percaya ayat-ayat suci yang dijadikan frame sebagai alat untuk mengusir jin atau kekuatan jahat. Frame ayat suci itu hanya benda mati, makhluk tak berkuasa. Hanya Allah yang Maha Berkuasa. Kita harus percaya pada Allah, wajib beriman pada Allah. Ayat Alquran itu hanya asbab, bukan untuk disyirikkan dengan percaya ia dapat mencegah kekuatan jahat.

7. Karena kita tak nampak makhluk-makhluk ini, maka suami-istri harus saling menjaga. Baca doa sebelum dan setelah menjalankan kewajiban sebagai suami-istri. Ini penting. Banyak pasangan muslim yang melalaikan hal ini. Jadi, perbanyaklah ilmu agama, belajar tambah ilmu. Islam ini agama yang sangat menjaga kita.

(Sumber: ohbulan.com)

Beri Komentar