Pengertian Ulul Azmi dan Kisah Menarik di Baliknya

Reporter : Reni Novita Sari
Rabu, 5 Agustus 2020 20:03
Pengertian Ulul Azmi dan Kisah Menarik di Baliknya
Apa arti Ulul Azmi?

Dream- Nabi dan Rasul adalah orang-orang yang dipilih Allah SWT untuk menerima wahyu dan risalah Allah SWT kepada umat manusia.

Sebagaimana yang telah kita percaya, nabi dan rasul utusan Allah SWT berjumlah 25 orang. Masing-masing dari mereka memiliki kisah tersendiri dalam menyebarkan dan menegakkan ajaran tauhid.

Nah, dari semua nabi dan rasul ada lima di antaranya yang memiliki keistimewaan, yaitu ketabahan yang luar biasa yang disebut dengan Ulul Azmi.

Mungkin dari kita sering bertanya mengapa sebagian rasul Allah SWT memiliki gelar ulul azmi, dan apakah itu pengertian ulul azmi?

Untuk itu, berikut Dream rangkum dari beberapa sumber pengertian tentang ulul azmi kisah nabiyang mendapatkan gelar Ulul Azmi tersebut: 

1 dari 7 halaman

Pengertian Ulul Azmi

Pengertian ulul azmi yaitu gelar khusus yang diberikan kepada beberapa nabi dan rosul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa, ketika sedang berdakwah menyebarkan agama islam.

Kata ulul azmi berasal dari dua kata, yakni ulul dan azmi. Arti dari kata ulu atau uli adalah memiliki, sedangkan azmi berarti tekad atau keteguhan hati yang kuat.

Maka ulul azmi diartikan sebagai seorang yang memiliki ketabahan, kesabaran dan keuletan yang luar biasa dalam menjalankan tugas sucinya sebagai rasul, walaupun menghadapi berbagai rintangan. 

ulul azmi© Ilustrasi foto : pixabay.com

2 dari 7 halaman

Ciri-Ciri Nabi & Rasul Bergelar Ulul Azmi

Ada lima yang mendapat gelar Ulul Azmi. Para nabi tersebut dipilih karena memiliki keteguhan yang tangguh selama menyebarkan berbagai ajaran Allah.

Ketika para nabi ini harus menghadapi berbagai penentangan dari kaum-kaum yang didakwahi, para nabi ini berdoa agar Allah memberi hidayah untuk kaum-kaum tersebut. 

Allah akan menyelamatkan Ulul Azmi dan para pengikutnya ketika mereka diserang oleh kaum lain ketika sedang menjalankan perintah dan menyebarkan ajaran Allah. Allah juga akan memberikan hukuman setimpal kepada kaum-kaum pengingkar itu.

Ciri-ciri Ulul Azmi adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki seruan dakwah universal untuk umat manusia maupun jin
  2. Menyampaikan agama Allah beserta syariatnya
  3. Menerima perjanjian serta " wasiat" dari Allah
  4. Menyampaikan ajaran kitab samawi
  5. Memiliki kesabaran yang tinggi.
  6. Senantiasa berdoa kepada Allah agar kaumnya diberikan hidayah.
  7. Senantiasa memohon kepada Allah agar kaumnya tidak diberikan azab.

Namun secara umum yang lebih ditekankan adalah tekad dan keteguhan hati yang kuat serta disertai kesabaran dan ketabahan hati yang luar biasa dalam menghadapi segala bentuk rintangan dan tantangan dalam mendakwahkan agama Allah SWT.

Bukti jika Allah SWT menetapkan 5 Nabi dan Rasul Ulul Azmi yaitu terdapat pada QS. Al-Ahzab ayat 7 yang bunyinya:

Artinya : Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (Muhammad), dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putera Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh. (Q.S. Al-Ahzab ayat 7)

3 dari 7 halaman

Lima nama Nabi yang diberi gelar Ulul Azmi

1. Nabi Nuh As.

Nabi Nuh merupakan rosul pertama atau Nabi yang mendapatkan wahyu dan wajib menyampaikannya kepada umatnya. Nabi Nuh mendapat gelar ulul azmi karena kesabaran dan ketabahan beliau ketika menyebarkan agama islam, walaupun banyak ditentang dan dihina. Hal tersebut bukti bahwa Nabi Nuh termasuk golongan Nabi yang sangat tabah dan sabar untuk berdakwah menyampaikan risalah Islam.

Selama bertahun-tahun, Nabi Nuh tidak henti-hentinya menyeru untuk keluarganya sendiri, kerabat terdekatnya dan kaumnya pada saat itu, agar mereka meninggalkalkan kebiasaan mereka yaitu menyembah berhala. Untuk kembali ke jalan yang benar, jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.

ulul azmi© Ilustrasi foto : pixabay.com

Meskipun begitu, anaknya Nabi Nuh yang bernama Kan’an dan istrinya menentang ajaran Nabi Nuh. Kaum Nabi Nuh sendiri (salah satu generasi keji yang pernah hidup dalam sejarah manusia) menimbulkan kezaliman dan selalu menentang ajaran Nabi Nuh.

Bahkan menurut sejarah, kekejian kaum tersebut terus di wariskan ke generasi selanjutnya secara turun-temurun. Saat ajaran Nabi Nuh benar-benar telah ditentang oleh kaumnya, Nabi Nuh berdo’a supaya kaumnya diberi petunjuk, dan kalaupun mereka tetap ingkar, maka janji Allah pasti akan datang,yaitu azab yang begitu pedih.

Nabi Nuh kemudian memohon ampunan dan keselamatan kepada Allah untuk dirinya dan kaumnya yang telah beriman agar diberi keselamatan dari azab Allah, Nabi Nuh pun memohon kepada Allah supaya tidak ada satu orang kafir pun yang selamat dari azab Allah di muka bumi ini.

Kemudian Allah mengabulkan doa Nabi Nuh, yaitu azab berupa banjir bah yang menenggelamkan seluruh isi bumi kecuali yang berada di dalam bahtera Nabi Nuh, dan setelah 7 hari 7 malam akhirnya air mulai surut, dan yang berada di dalam bahtera Nabi Nuh dengan izin Allah semuanya selamat.

4 dari 7 halaman

2. Nabi Ibrahim As.

Nabi Ibrahim as dikenal sebagai bapaknya para Nabi. Nabi Ibrahim dihormati oleh pemeluk tiga agama, yaitu islam, kristen dan yahudi. Nabi Ibrahim pada saat itu yang membangun Ka’bah dikota Makkah. Keyakinannya yang kuat terhadap Islam dimulai dari pencariannya terhadap Tuhan.

Dia tidak bisa terima terhadap orang-orang yang menyembah berhala dibawah pimpinan raja Namruj. Sehingga kemudian Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup oleh raja Namruj, namun Allah SWT memberikan mukjizat kepada beliau dalam bentuk selamat dari kobaran api tersebut.

5 dari 7 halaman

3. Nabi Musa As.

Kisah dari Nabi Musa dan Firaun adalah kisah Nabi yang sangat populer. Nabi Musa hidup pada zaman kerajaan Firaun, dan pada zaman itu semua manusia disuruh untuk tunduk dan menyembah kepada Firaun.

Terkecuali Nabi Musa dan pengikutnya, dengan ketabahan dan keberaniannya, Nabi Musa tetap menyampaikan ajaran yang benar, yaitu agama islam, walau banyak sekali cobaan yang beliau dan pengikutnya terima.Dan itulah yang menjadi bukti Nabi Musa untuk mendapatkan gelar ulul azmi.

ulul azmi© Ilustrasi foto : pixabay.com

Mukjizat Nabi Musa yang terkenal yaitu tongkatnya bisa berubah menjadi ular ketika diajak adu tanding oleh penyihir-penyihir raja Firaun, dan tongkat Nabi Musa bisa membelah laut merah ketika Nabi Musa dan pengikutnya di kejar oleh raja Firaun yang hendak membunuh.

6 dari 7 halaman

4. Nabi Isa As.

Nabi Isa adalah satu-satunya Nabi yang dilahirkan tanpa ayah. Pada saat itu ibu nya yang bernama Siti Maryam mendapatkan banyak sekali fitnah dari kaum yahudi. Kemudian ketika ditengah-tengah cacian dan hinaan yang diberikan oleh kaum yahudi, Nabi Isa yang masih bayi seketika diberi mukjizat oleh Allah untuk berbicara dan menjelaskan apa yang terjadi.

Nabi Isa merupakan salah satu dari Nabi yang mendapat gelar ulul azmi karena mempunyai ketabahan dan kesabaran hati yang luar biasa selama menyebarkan ajaran agama islam. Hal itu dibuktikan ketika Nabi Isa dituduh sebagai penista kaum Yahudi, ketika muridnya berkhianat dan saat dirinya hendak dibunuh oleh bangsa romawi. Nabi Isa tetap mendoakan mereka agar diberi petunjuk oleh Allah SWT.

Mukjizat Nabi Isa antara lain: dapat menghidupkan orang mati, dapat membentuk seekor burung hidup dari sebuah tanah liat, dapat menurunkan makanan dari langit, dan mukjizat yang paling besar Nabi Isa yaitu kitab Injil.

7 dari 7 halaman

5. Nabi Muhammad S.A.W.

Nabi Muhammad adalah Nabi dan rasul terakhir, sekaligus sebagai penutup para Nabi-Nabi sebelumnya. Nabi Muhammad yang menyempurnakan ajaran-ajaran islam.

Mukjizat yang Allah berikan kepada beliau sangatlah banyak, salah satunya yang paling besar yaitu Al-Qur’an, yang menjadi pedoman utama kehidupan manusia sampai saat ini. Ada juga peristiwa Isra Mi’raj yang membawanya bertemu kepada Allah SWT. Dan dari peristiwa itulah turun perintah untuk melaksanakan 5 waktu sholat.

Setelah mendapatkan wahyu untuk menyebarkan agama islam, dakwahnya selalu mengalami hinaan dan cacian dari kaum kafir quraisy karena beliau dianggap menyebarkan ajaran-ajaran yang bertentangan dengan tradisi mereka pada saat itu.

ulul azmi© Ilustrasi foto : pixabay.com

Meskipun ajaran Nabi Muhammad ditentang oleh kaum kafir quraisy, hingga beliau diusir oleh kaum kafir dari Mekkah dan mengakibatkan beliau beserta pengikutnya hijrah ke Madinah, tetapi Allah selalu memberikan pertolongan dan keselamatan untuk Nabi Muhammad dan pengikutnya yang beriman.

Itulah yang menjadikan Nabi Muhammad diberi gelar ulul azmi, karena ketabahan dan kesabaran beliau untuk menyampaikan agama islam.

 

 Sumber : Berbagai SUmber

 

Beri Komentar