Keutamaan dan Niat Puasa Sunnah 1-7 Dzulhijjah, Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

Reporter : Sugiono
Kamis, 1 Agustus 2019 13:36
Keutamaan dan Niat Puasa Sunnah 1-7 Dzulhijjah, Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
Dirangkum dari berbagai sumber, inilah keutamaan, doa dan niat puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah, puasa sunnah Tarwiyah dan puasa Arafah.

Dream - Idul Adha 1440 H yang selalu jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dikenal juga sebagai Hari Raya Kurban. Sebutan ini lazim dikenal karena salah satu amalan sunnah di bulan Dzulhijjah adalah berkurban, baik dengan sapi, kambing, atau domba.

Amalan sunnah di bulan Dzulhijjah lainnya adalah menjalankan sholat Idul Adha 1440 H yang diperkirakan jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019.

Namun, ada amalan sunnah lain yang tak kalah pentingnya bagi umat Islam, yaitu menjalankan puasa sunnah Dzulhijjah.

Kebetulan bulan Dzulhijjah, yang mengandung Hari Raya Kurban di dalamnya, termasuk dalam empat bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam di luar bulan Ramadhan.

Di bulan-bulan mulia itu, umat Islam dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu bentuk ikhtiar tersebut adalah menjalankan puasa sunnah sebelum Idul Adha 1440 H yang juga akrab disebut puasa sunnah Dzulhijjah.

Puasa sebelum Idul Adha 1440 H atau 10 hari pertama puasa sunnah Dzulhijjah ini dikerjakan dalam tiga bagian utama. Jika mengerjakan puasa sunnah Dzulhijjah, maka pahala Allah akan tercurahkan dalam jumlah yang tak terkira.

Ada tiga amalan puasa sunnah Dzulhijjah selama 10 hari pertama yang bisa dikerjakan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah keutamaan, doa dan niat puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah, puasa sunnah Tarwiyah dan puasa Arafah.

Keutamaan, Doa dan Niat Puasa Sunnah 1-7 Dzulhijjah, Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah

Keutamaan dan Niat Puasa Sunnah 1-7 Dzulhijjah

Umat Islam mengenal adanya puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah yang dikerjakan mulai tanggal 1 hingga 7 Dzulhijjah. Puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah ini termasuk dalam amalan puasa sunnah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang dianjurkan dalam Islam.

Salah satu keutamaan puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah diperlihatkan dalam sebuah hadis Ibnu 'Abbas. Dia menceritakan bahwa Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

" Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama Dzulhijjah)." Para sahabat bertanya: " Tidak pula jihad di jalan Allah?" Nabi shallallahu'alaihi wa sallam menjawab: " Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun." (HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757, Ibnu Majah no. 1727, dan Ahmad no. 1968)

Hadis lainnya juga menunjukkan kemuliaan amalan puasa sunnah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah bagi umat Islam.

" Dari Umar radhiyallahu‘anhuma, bahwa Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda: 'Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid'." (HR. Ahmad)

Bacaan Niat Puasa Sunnah 1-7 Dzulhijjah

Mengingat betapa mulianya amalan puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah, maka umat Islam sangat dianjurkan untuk mengerjakannya.

Nah, sebelum mengerjakan, Sahabat Dream sebaiknya membaca niat puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah seperti berikut ini:

" NAWAITU SHAUMA SYAHRI DHILHIJJATI SUNNATAN LILLAAHI TA’AALA"

Artinya: Aku niat puasa sunnah di bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala

1 dari 4 halaman

Keutamaan dan Niat Puasa Sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah

Dua hari sebelum Idul Adha 1440 H, sebagian umat Islam biasanya menjalankan puasa sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah.

Orang-orang yang mengerjakan puasa sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah menggunakan dalil atau hukum berdasarkan pada hadis berikut ini:

" Puasa pada hari tarwiyah (8 Dzulhijjah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu. Sedangkan puasa hari Arafah (9 Dzulhijjah) akan mengampuni dosa dua tahun." Diriwayatkan oleh Abu Syaikh dan Ibnu An Najjar dari Ibnu 'Abbas.

Sayangnya, Ibnul Jauzi mengatakan bahwa hadis tersebut tidak shahih. Begitu pula dengan Asy Syaukani yang menyebutkan bahwa hadis ini tidak shahih karena ada perawi pendusta dalam riwayatnya. Demikian juga dengan Syaikh Al Albani yang mengatakan bahwa hadis tersebut dho'if atau lemah.

Karena hadis tersebut lemah dan bahkan tidak shahih, maka amalan puasa sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah ini sebaiknya tidak dikerjakan.

2 dari 4 halaman

Bacaan Niat Puasa Sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah

Tetapi, jika tetap ingin mengerjakannya, maka Sahabat Dream perlu membaca niat puasa sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah sebagai berikut:

" NAWAITU SHAUMA TARWIYATA SUNNATAN LILLAAHI TA’AALA"

Artinya: Aku niat puasa sunnah tarwiyah karena Allah Ta'ala

Kita masih boleh mengerjakan puasa sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah namun bukan berdasarkan hadis yang dianggap lemah dan tidak shahih di atas. Amalan ini dilakukan berdasarkan keutamaan puasa sunnah 10 hari pertama Dzulhijjah.

Jika demikian, maka bacaan niat puasa sunnah Tarwiyah 8 Dzulhijjah sebaiknya adalah niat puasa sunnah 1-7 Dzulhijjah.

3 dari 4 halaman

Keutamaan dan Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Dari Abu Qotadah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, " Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim no. 1162)

Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan sehari sebelum hari Idul Adha 1440 H, tepatnya tanggal 9 Dzulhijjah. Puasa Arafah 9 Dzulhijjah punya keutamaan yang besar daripada puasa sunnah 10 hari pertama Dzulhijjah lainnya.

Selain itu, puasa Arafah 9 Dzulhijjah juga punya dalil atau hukumnya yang diriwayatkan dari Abu Daud yang berbunyi:

" Bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam biasanya berpuasa hari 9 Dzulhijjah, hari Asyura, 3 hari setiap bulan yaitu Senin pertama dan 2 Kamis terawal."

Ibnu Hajar Al Asqalani sebagaimana dikutip Syeikh Wahbah Al Zuhayli, memberikan penjelasan mengenai keutamaan bulan Dzulhijjah. Salah satunya adalah amalan puasa sunnah di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

" Sebab yang menjadikan istimewanya 10 hari (pertama) Dzulhijjah adalah terkumpulnya ibadah-ibadah induk yaitu sholat, puasa, sedekah, dan haji, yang (semua) ini tidak terdapat pada hari-hari yang lain."

Keutamaan tersebut dapat diraih dengan menjalankan ibadah. Beberapa di antaranya yaitu haji.

Bulan ke-12 dalam sistem penanggalan Hijriah ini dinamai Dzulhijjah karena syariat haji berlaku hanya di bulan ini. Hal tersebut ditegaskan dalam Surat Ali Imron ayat 97.

" Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dari semesta alam."

Keutamaan puasa Arafah 9 Dzulhijjah lainnya terdapat dalam hadis Bukhari yang diriwayatkan Ibnu Abbas radhiyallahu‘anhuma.

" Rasulullah Muhammad SAW bersabda, 'Tiada hari-hari yang amalan sholeh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah.' Para sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, tidak pula jihad di jalan Allah?' Rasulullah SAW menjawab, 'Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang berangkat dengan jiwa dan hartanya kemudian tidak ada yang kembali sedikit pun'."

4 dari 4 halaman

Bacaan Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Salah satu amalan bulan Dzulhijjah yaitu puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah untuk menyambut Idul Adha 1440 H. Nah, berikut ini adalah niat puasa Arafah yang harus dibaca.

" NAWAITU SHAUMA 'AROFATA SUNNATAN LILLAAHI TA’AALA"

Artinya: " Aku niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala"

Bacaan Doa Buka Puasa Sunnah Dzulhijjah

Mengenai bacaan doa buka puasa sunnah Dzulhijjah, sama saja dengan doa buka puasa sunnah yang lainnya, yaitu:

" ALLAHUMMA LAKASHUMTU WABIKA AAMANTU WA’ALAA RIZQI KA AFTORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMARROOHIMIIIN"

Artinya: " Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mua, wahai Dzat yang Maha Penyayang."

Demikian tadi amalan 10 puasa sunnah Dzulhijjah yang bisa dilakukan umat Islam untuk mempertebal iman dan mendapatkan pahala sebesar-besarnya sebelum menjalankan sholat Idul Adha 1440 H.

Dirangkum dari berbagai sumber.

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham