Suami `Minta Jatah` Sampai 10 Kali Sehari, Istri Gugat Cerai

Reporter : Puri Yuanita
Rabu, 16 Agustus 2017 12:30
Suami `Minta Jatah` Sampai 10 Kali Sehari, Istri Gugat Cerai
Karena hubungan seksual, keduanya sepakat untuk mengakhiri pernikahan yang baru berumur enam bulan di pengadilan agama.

Dream - Hubungan seksual menjadi bagian penting dalam kehidupan rumah tangga. Bahkan menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kelanggengan hubungan para pasangan suami istri.

Namun ada kalanya, hubungan seksual justru menjadi penyebab perceraian. Setidaknya itulah yang terjadi dalam kehidupan pernikahan Tato dan Tati (keduanya nama samaran).

Karena hubungan intim, keduanya sepakat untuk mengakhiri pernikahan yang baru berumur enam bulan di pengadilan agama.

Penyebabnya, tidak lain adalah gairah tak tertahan Tato yang selalu meminta " jatah" kepada Tati, nyaris di semua kesempatan yang ada.

Awalnya, Tati masih sanggup mengimbangi permintaan Tato yang kerap meminta " jatah" entah pagi, siang, sore, malam sampai subuh itu.

 

 

1 dari 2 halaman

Tak Sempat Pakai Celana

Tapi, lama kelamaan, ia pun tak sanggup dan kewalahan karena dipaksa melayani suaminya bisa sampai lebih dari 10 kali dalam sehari semalam.

Bahkan, Tati sampai mengistilahkan, dirinya tak sempat memakai celana dalam biarpun sebentar.

Karena sudah tak tahan lagi, Tati akhirnya mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Klas 1 A Balikpapan.

Berdasarkan penuturan Ketua Majelis Amir Husin, Tati merasa sikap Tato sudah keterlaluan.

" Bilangnya (Tati) sih pagi sampai ketemu pagi (berhubungan badan). Enggak sempat mandi. Istilahnya seperti enggak sempat pakai celana, eh minta lagi," ujar Amir.

 

 

2 dari 2 halaman

Kehilangan Istri Cantik Bak Model

Amir bahkan mengaku tak bisa menahan senyum saat mendengar pengakuan Tati. Saat dipertemukan di persidangan, sambung Amir, Tato terlihat menyesal dan malu rumah tangganya harus berakhir sangat singkat.

Selain itu, dia seperti tak ikhlas kehilangan istrinya yang berparas cantik bak model. Pasalnya, Tati yang berperawakan tinggi semampai dan berkulit putih memang menjadi kriteria idaman para pria.

Amir menambahkan, Tati juga merasa terkekang dengan sikap Tato yang sangat posesif dan cemburuan. " Sedikit-dikit cemburu. Berbeda sekali dengan saat kuliah dulu," terang Amir.

" Menurut Tati, Tato saat kuliah dulu selalu membebaskan dia melakukan berbagai hal. Mereka jadi sering ribut sampai akhirnya si istri minta cerai duluan," tutupnya.

(Sumber: pojoksatu.id)

Beri Komentar