Terkuak, Identitas Pemuda Misterius Penata Sandal di Masjid

Reporter : Eko Huda S
Senin, 20 Juni 2016 07:02
Terkuak, Identitas Pemuda Misterius Penata Sandal di Masjid
Beberapa waktu lalu, video yang memperlihatkan pemuda ini menjadi viral. Dalam video itu terlihat dia tengah menata sandal-sandal jemaah hingga rapi.

Dream - Identitas pemuda yang selalu menata sandal jemaah Masjid Al Shariff, Gombak, Selangor, Malaysia, akhirnya terkuak. Nama pemuda itu adalah Rahimi Ali Bakri.

Dikutip Dream dari laman Sinar Harian, Bakri merupakan siswa kelas empat Sekolah Menengah Kebangsaan (SMK) Sungai Pusu.

Beberapa waktu lalu, video yang memperlihatkan Bakri menjadi viral. Dalam video itu terlihat dia tengah menata sandal-sandal jemaah hingga rapi.

Namun kala itu belum diketahui siapa gerangan pemuda di dalam video itu. Dan belakangan diketahui bernama Bakri.

Tak mudah untuk mendekati Bakri. Sebab dia seorang pemalu dan tidak banyak bicara. Baca juga: Pemuda Misterius Selalu Susun Sandal Jemaah Masjid, Siapa Dia?

Dia selalu menata sandal-sandal jemaah setelah sholat Isya. Saat jemaah lain berdoa, Bakri mulai menjalankan tugasnya menyusun sandal. (Ism) 

 

1 dari 1 halaman

Pesan Ustaz

Dream - Bakri mengaku ikhlas melakukan itu semua. “ Saya ingat pesan seorang ustaz, berbuatlah kebaikan walaupun sedikit. Jadi saya coba amalkan dan merasa gembira saat memudahkan urusan orang,” kata Bakri.

Dia tidak gemar dengan keadaan yang tak rapi. Sehingga dalam rentang lima hingga sepuluh menit dia luangkan untuk menata sandal-sandal itu, sambil menunggu sholat Tarawih.

“ Saya susun sandal hanya di masjid, kalau di rumah dan sekolah tak pernah. Selain nampak rapi, saya juga gembira bila jemaah yang akan balik senang mau cari sepatu atau sandal masing-masing.”

Menurut Bakri, setelah kisahnya menjadi viral, kegiatan menyusun sandal di masjid itu tetap dia teruskan. “ Kalau ada saat luang saya susun, ada juga beberapa kali tak sempat kalau terlalu sibuk.”

Dia mengaku tak berharap imbalan apapun dari apa yang telah dilakukan ini. “ Walaupun nampak kecil, tapi ia cukup bermakna dan berharap diikuti anak muda lain karena caranya mudah dilakukan,” katanya. (Ism) 

Beri Komentar