Ucapkan Kalimat Ini, 30 Malaikat Berebut Mencatat

Reporter : Puri Yuanita
Sabtu, 25 Juni 2016 04:05
Ucapkan Kalimat Ini, 30 Malaikat Berebut Mencatat
Saking istimewanya, kalimat zikir ini mampu mengundang perhatian puluhan malaikat.

Dream - Di antara sejumlah kalimat zikir yang kerap diucapkan umat muslim, ternyata ada sebuah kalimat luar biasa yang memiliki keutamaan sangat besar. Bahkan kalimat ini bisa menarik perhatian puluhan malaikat.

Diriwayatkan, Rasulullah SAW pernah menyaksikan 30 malaikat datang dan berebut mencatat untuk orang yang membaca kalimat zikir tersebut.

Peristiwa itu terjadi ketika Rasulullah dan para sahabat sedang sholat berjamaah. Ketika i'tidal, Rasulullah sebagai imam membaca:

Ucapkan Kalimat Ini, 30 Malaikat Berebut Mencatat© Dream.co.id

Allah Maha Mendengar orang yang memuji-Nya

Umumnya, sahabat akan melanjutkan doa Rasulullah tersebut dengan ucapan:

Ucapkan Kalimat Ini, 30 Malaikat Berebut Mencatat© Dream.co.id

Ya Tuhan kami, segala puji hanyalah bagi-Mu

Namun, ada salah seorang sahabat yang membaca doa:

Ucapkan Kalimat Ini, 30 Malaikat Berebut Mencatat© Dream.co.id

Ya Tuhan kami, segala puji hanyalah bagi-Mu. Aku memuji-Mu dengan pujian yang banyak, yang baik dan penuh berkah

Ketika sholat telah selesai, Rasulullah SAW bertanya, " siapa yang membaca doa tadi?"

Seorang sahabat menjawab, " Saya, ya Rasulullah"

Rasulullah SAW lantas bersabda:

" Aku melihat lebih dari 30 malaikat saling berebut siapa di antara mereka yang mencatatnya terlebih dahulu."

Penjelasan selengkapnya baca di sini.    

Kirimkan tulisan atau kisah yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

1 dari 2 halaman

Naudzubillah! Ternyata Zina adalah Utang

Dream - Berzina adalah salah satu perbuatan yang dilarang keras oleh Allah SWT. Para pelaku zina akan diberikan hukuman yang sangat berat di dunia, terlebih di akhirat kelak.

Tak cuma itu, perbuatan zina tak hanya akan membahayakan pelakunya, namun juga keluarga dan masyarakat sekitarnya. Bahkan, kelak keturunan para pezina juga akan dizinai pula seperti halnya yang mereka lakukan terdahulu.

Sebab zina adalah utang. Sehingga para pelakunya harus membayar utang tersebut baik dengan dirinya sendiri maupun anak keturunannya.

Hal ini sesuai dengan apa yang dinyatakan oleh Imam Syafi'i bahwa zina adalah utang yang harus dibayarkan. Berawal dari sesorang yang datang dan bertanya kepada Imam Syafi'i, " Mengapa hukuman bagi para pezina sedemikian beratnya?"

Maka wajah Imam Syafi'i pun memerah, pipinya merona. Lalu beliau berkata, " Karena zina adalah dosa yang bala' (besar resikonya). Akibatnya akan mengenai keluarganya, tetangganya, keturunannya hingga tikus di rumahnya dan semut di liang sekitar rumahnya."

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

 

Kirimkan tulisan atau kisah yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

 

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

    

 
2 dari 2 halaman

Kalimat Zikir yang Buat Malaikat Bingung Mencatat Pahalanya

Dream - Dalam hadis riwayat Ibnu Majah diceritakan bahwa ada seseorang yang membaca kalimat:

" Ya Rabbi, bagiMu segala puji sebagaimana seyogyanya; bagi kemuliaan wajahMu dan keagungan kekuasaanMu."

Dua malaikat yang hendak mencatat ganjaran kalimat tersebut pun kebingungan. Tidak tahu bagaimana mencatat ganjaran ucapan tersebut. Mereka pun naik ke langit, melaporkan kepada Allah SWT.

" Wahai Tuhan kami, sesungguhnya hambaMu telah berzikir dengan kalimat yang kami tidak mengetahui bagaimana harus menulisnya,"  kata dua malaikat tersebut.

Allah SWT kemudian bertanya kepada mereka, padahal Dia telah mengetahui apa yang terjadi. " Wahai malaikat, apa yang diucapkan hambaKu itu?"

" Wahai Tuhanku, ia mengucapkan 'Ya Rabbi lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa 'adhiimi sulthaanik'."

Lantas Allah SWT pun memberikan keputusan-Nya: " Tulislah sebagaimana yang diucapkan oleh hambaKu itu hingga kelak ia berjumpa denganKu dan Aku sendiri yang akan memberikan ganjaran kepadanya."

Masya Allah, kalimat tersebut pendek, mudah dihafal, namun luar biasa pahalanya hingga malaikat pun tak sanggup mencatatnya.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.   

Beri Komentar