Pemilik Suatu Restoran Di Giuyang, Tiongkok, Liu Xiaojun, Salah Menerapkan Promosi. (Foto: Shanghaiist)
Dream – Untuk menarik pelanggan, pemilik restoran, terutama yang baru berdiri, biasanya suka memberikan promo. Misalnya, promo makan gratis di tempat atau beli satu gratis satu.
Tapi, ada promo unik yang diberlakukan restoran baru di Guiyang, Tiongkok. Restoran baru—tak disebutkan namanya—ini menawarkan promosi “ bayarlah makanan yang kamu mau”. Konsumen pun tinggal membayar makanan yang diinginkan.
Terbukti, promo yang dilakukan pemilik restoran ini ampuh. Banyak pengunjung berdatangan membeli makanannya.
Namun saat menghitung modalnya, wajah si pemilik berubah masam. Tak disangka, konsep ini merupakan ide yang sangat buruk.
Dalam seminggu, restoran bertema karst ini justru rugi 100 ribu yuan atau Rp193,29 juta. Mengapa bisa begitu?
© Dream
Dilansir dari Shanghaiist, Rabu 19 Oktober 2016, promo ini diberlakukan saat restoran ini beroperasi pertama kali pada 2 Oktober 2016. Karena tak ada manajemen yang bagus, pihak restoran tidak mengantisipasi massa yang memanfaatkan situasi itu.
Beberapa konsumen hanya membayar 10 persen dari biaya makan mereka sementara mereka berani membayar 1 yuan atau Rp1.932 di atas meja. Seminggu kemudian, restoran ini merugi lebih dari Rp100 juta.
“ Kalau layanan makanan kami bermasalah, itu akan menjadi cerita lain. Tapi, menurut konsumen, makanan kami lezat dan enak. Hanya pembayaran yang tidak sebanding dengan biaya makan mereka,” kata pemilik restoran, Liu Xiaojun.
© Dream
Seminggu kemudian, promo ditutup. Liu bersama dua orang temannya berdebat tentang kelanjutan bisnis ini setelah merugi Rp139 juta. Satu orang sudah mengumumkan akan pergi dan tidak akan kembali.
Awalnya, mereka percaya akan kebaikan manusia dan kepercayaan mereka berbalik menjadi “ rasional dan adil” ketika menerima tagihan pembayaran.
Ironisnya, ketika promo berakhir, tak ada satu pun pelanggan yang datang ke restoran.
“ Ini menimbulkan kesan, orang-orang suka makan, tapi bayar sedikit. Saya tidak mengerti mengapa mereka tidak kembali sejak promosi berakhir,” kata dia.
Advertisement