20 Mobil Listrik Grab Resmi Beroperasi di Bandara Soetta

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 27 Januari 2020 13:36
20 Mobil Listrik Grab Resmi Beroperasi di Bandara Soetta
Mobil yang digunakan Hyundai Ioniq.

Dream - Mobil Hyundai Ioniq resmi beroperasi sebagai taksi online di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mobil ramah lingkungan karena tak mengeluarkan emisi buang ini dihadirkan oleh penyedia jasa transportasi online, Grab.

Untuk tahap awal Grab menyediakan 20 unit Ioniq di Terminal 3 Gate 2 Bandara Soetta. Perusahaan menargetkan akan menghadirkan 500 unit mobil listrik serupa yang beroperasi sebagai taksi online di Indonesia.

“ Kami menargetkan dalam setahun ini bisa membawa 500 unit Hyundai loniq untuk dijadikan taksi online Grab,” kata Ridzki Kramadibarata, President of Grab Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin 27 Januari 2020.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan keberadaaan taksi online ini mendukung Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang Akseleresi Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Budi Karya mengatakan mobil listrik bisa menjadi kendaraan yang mendukung konsep smart cities.

“ Di saat yang bersamaan, mobil listrik juga lebih ramah lingkungan serta minim biaya pengelolaan,” kata dia.

“ Kendaraan listrik ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang mengusung konsep smart cities

President Director Hyundai Motor Indonesia, Sung Jong Ha, menawarkan pengalaman berkendara yang pintar. Jong Ha mengatakan pelanggan bisa memanfaatkan teknologi canggih seperti Ioniq Electric.

“ Kami berharap pelangan Grab di Indonesia bisa menikmati kenyamanan mengendarai mobil elektrik yang ramah lingkungan ini,” kata dia.

1 dari 5 halaman

Tarifnya?

Ridzky mengatakan pelanggan Grab bisa menjajal taksi online Ioniq. Pemesanan bisa dilakukan mulai pukul 12.00 WIB melalui aplikasi Grab.

“ Iya, langsung bisa dipesan di aplikasi GrabCar Elektrik,” kata dia.

Bagaimana dengan tarifnya? Ridzky mengatakan ongkos taksi listrik sedikit mahal daripada yang biasa.

“ Akan sedikit lebih mahal, berkisar 10-15 persen,” kata dia.


(Laporan: Michelle Rachel Evangelista Maramis)

2 dari 5 halaman

Grab Operasikan Puluhan Mobil dan Motor Listrik Awal 2020

Dream - Plaltform transportasi online, Grab, berencana mengoperasikan mobil dan motor bertenaga listrik masing-masing 20 unit pada 2020. Rencana tersebut sebagai bukti komitmen perusahaan untuk mendukung program pemerintah yang tengah mengembangkan kendaraan listrik.

Rencana penggunakan kendaraan berbahan listrik tersebut tertuang dalam Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik yang diusung Grab. Rencananya, puluhan armada itu baru akan beroperasi di daerah Jabodetabek pada Januari 2020.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, mengatakan peta jalan ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan dalam mendorong pembangunan infrstruktur digital di Indonesia.

 

 © Dream

 

“ Electronic Vehicle Ecosystem Roadmap memungkinkan Grab dan Pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan dan mendorong kemajuan Indonesia dalam memenuhi target kendaraan listrik dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin EV di Indonesia dan Asia Tenggara,” kata Ridzki di Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.

Menurut Ridzki, percepatan pembangunan infrastruktur digital bisa membantu menghadirkan solusi efisiensi biaya transprotasi. “ (Dan) mendorong lebih banyak orang mengadopsi kendaraan listrik,” kata Ridzki.

Untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik, Grab menggandeng Hyundai dan pemerintah. Produsen mobil asal Korea Selatan memberikan 20 unit Hyundai Ioniq electric kepada Grab.

3 dari 5 halaman

Gandeng Honda, Gesits, dan PLN

Selain mobil berbasis listrik, ada juga 20 unit sepeda motor berbasis listrik dari perusahaan motor EV di Indonesia yaitu, AHM dan Gesits.

Untuk pengisian (cas) kendaraan listrik, Grab juga telah bekerja sama dengan PT PLN (Persero). BUMN setrum ini membangun jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik. Hal tersebut juga dilakukan untuk mendukung tujuan pemerintah yang menargetkan dua juta unit kendaraan listrik pada tahun 2025.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsr Pandjaitan, yang turut hadir mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif Grab yang sejalan dengan peraturan saat ini untuk mengembangkan industri kendaraan listrik.

“ Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi penyedia lain untuk juga mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Luhut.

(Laporan : Diah Tamayanti)

4 dari 5 halaman

Bangun SPBU Mobil Listrik, LEN: Charge 30 Menit Melaju 200 KM

Dream - PT LEN Industri (Persero) berencana membangun 180 titik charging station atau stasiun pengisian ulang baterai kendaraan listrik di Indonesia. Untuk mewujudkannya, perusahaan akan bekerja sama dengan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

Salah satu charging station yang sudah dibangun terdapat di Bandung, yaitu kantor LEN Industri di bypass Jalan Soekarno-Hatta.

 

 © Dream

 

Saat ini, LEN Industri bersama PLN sedang berkoordinasi tentang proses charging. Teknologi yang ada memerlukan waktu 20-30 menit untu mengisi pasokan listrik di mobil listrik. Dengan waktu tersebut, sebuah mobil listrik mampu melakukan perjalanan sampai 200 km.

“ Jadi, mobil di-charge 30 menit itu akan bisa jalan sejauh 200 km,” kata Dirut LEN Industri (Persero), Zakky Gamal Yasin, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 3 Desember 2019.

Zakky mengatakan hal ini bergantung pada kondisi jalan. Sebab, kondisi jalan yang naik turun dan kemacetan akan membuat mobil kehabisan energi sebelum sampai 200 km.

5 dari 5 halaman

Sepeda Motor Bisa Tempuh 80 KM

Begitu juga dengan motor listrik yang sudah mulai menjamur. Dalam waktu 30 menit charging, motor bisa berjalan sejauh 80 KM. Namun jarak tempuh tersebut bergantung pada kondisi jalan yang akan dilalui.

" Kalau nanjak, ngebut ya baterainya cepat habis," kata Zakky.

Lama waktu pengisian energi tersebut sudah sesuai dengan standar yang biasa digunakan di Jepang, China, dan Eropa. Belum lama ini, dia mendengar Eropa sudah memiliki teknologi mempercepat waktu pengisian energi 7 menit.

Namun, dia belum bisa memastikan teknologi ini sudah diterapkan atau masih dalam uji coba.

“ Nanti kami explore,” kata dia.

Beri Komentar
Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak