Mobil Terendam Banjir Bisa Diganti Baru, Ini Syaratnya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 9 Januari 2020 07:36
Mobil Terendam Banjir Bisa Diganti Baru, Ini Syaratnya
Sebelum meminta pergantian mobil baru, periksa dulu perlidungan asuransi kendaraan yang kamu miliki.

Dream - Banjir tak hanya merendam mobil, tetapi juga menghanyutkannya bersama arus yang deras. Potensi kerusakan mobil yang terseret air banjir tentu lebih besar.

Pemilik mobil masih bisa bernapas lega jika perbaikan kendaraan ditanggung asuransi. Akan lebih menyenangkan jika mereka bisa mendapatkan ganti mobil baru.

“ Untuk kasus banjir dan bencana alam, pelanggan harus mempunyai perluasan jaminan terhadap risiko tersebut. Jika tak ada perluasan jaminan, klaim tidak akan di-cover,” kata Communication and Event Manager PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto), Laurentius Iwan Pranoto, kepada Liputan6.com, Kamis 9 Januari 2020.

Iwan mengatakan pemilik kendaraan bisa mendapatkan mobil baru dengan syarat yang telah ditetapkan. Salah satu syaratnya adalah lolos survei yang dilakukan oleh pihak asuransi.

Dia menjelaskan, total loss adalah penjaminan untuk kehilangan atau kondisi dengan biaya perbaikan di atas atau sama dengan 75 persen dari harga pertanggungan.

Mobil yang terendam dengan asumsi hingga atap dan di atas dashboard kemungkinan besar bisa mendapatkan perlindungan total loss. " Namun balik lagi harus sesuai survey dan estimasi perbaikan dari bengkel. Jika sesuai persyaratan tadi, maka bisa di-cover Total Loss," kata dia.

Apabila sudah memenuhi syarat, pergantian yang dilakukan pihak asuransi bukan berupa mobil baru melainkan uang tunai sesuai ketentuan yang berlaku.

1 dari 6 halaman

Mobil Berstatus Kredit

Iwan mengatakan penggantian ini berupa uang tunai. “ Mobil kamu cuma one and only di dunia. Kami tak bisa berikan yang sesuai. Oleh karenanya diberikan dana saja untuk beli yang baru,” kata dia.

" Penggantiannya dalam bentuk uang. Mobil kamu cuma one and only di dunia, kami tak bisa berikan yang sesuai, oleh karenanya diberikan dana saja buat beli yang baru," kata Iwan.

Khusus pembelian secara kredit, pemilik kendaraan bisa berkoordinasi dengan pihak leasing.

" Untuk yang kredit. Penggantian akan berikan ke pihak leasing ya. Karena yang berurusan dengan kepemilikan adalah leasing dengan nasabahnya," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)

2 dari 6 halaman

Mobil Terendam Banjir, Mohon Jangan Pernah Lakukan Ini!

Dream - Banjir yang merendam Jakarta dan sekitarnya tak hanya merusak rumah, tetapi juga kendaraan. Saat mobil kebanjiran, langkah pertama yang harus dilakukan adalah langsung memperbaikinya ke bengkel.

Sahabat Dream, apalagi yang menjadi peserta asuransi kendaraan all risk, jangan coba-coba memperbaikinya sendiri.

Mengutip keterangan tertulis Daihatsu yang diterima Dream, Rabu 8 Januari 2020, bagian mobil yang pertama harus diperhatikan pasca banjir adalah komponen kelistrikan, misalnya ECU, relay, dan junction block.

Komponen kelistrikan jadi perhatian karena biasanya menjadi bagian yang terendam banjir.

Hal pertama yang harus dihindari oleh pemilik kendaraan adalah menyalakan mobil setelah terendam banjir. Tindakan ini hanya akan memicu terjadinya kosleting atau kerusakan serius pada komponen elektrikal mobil. Kamu harus memastikan keadaan komponen elektrikal kering seluruhnya saat ingin menyalakan mobil.

 

© Dream

 

Jika komponen kelistrikan dipastikan aman, langkah selanjutnya adalah memperhatikan bagian interior seperti karpet dasar, jok kursi, door trim, dan head lining. Bersihkan secara menyeluruh mulai dari ruang mesin, kabin, bagasi, sampai saringan udara AC.

Pembersihan ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kotoran, jamur, aroma tak sedap, dan terhindar dari serangga yang masuk ke dalam kabin.

Jangan lupa untuk memperbaiki komponen eksterior seperti dent atau baret pada panel bodi. Bagian ini terkena pengaruh tingginya air banjir. Bisa saja banjir merusak estetika mobil.

Kalau memerlukan evakuasi kendaraan, kamu harus memastikan jenis transmisi pada mobil untuk menekan kerusakan. Mobil transmisi manual dan otomatis memerlukan perlakuan yang berbeda.

Untuk transmisi kendaraan manual bisa dibawa dengan cara ditarik atau pun towing. Sedangkan, khusus transmisi kendaraan otomatis, mobil harus digendong untuk menghindari kerusakan karena tidak adanya pelumasan.

3 dari 6 halaman

Hore! Pemilik Daihatsu Korban Banjir Bisa Cek Mobil Gratis di Bengkel ADM

Dream - Para pemilik kendaraan bermotor yang menjadi korban banjir awal tahun 2020 tentu saat ini pusing tujuh keliling dengan kondisi mobil atau sepeda motor mereka yang terendam air. Terbayang biaya hingga ratusan ribu atau jutaan rupiah untuk membuat kendaraan kembali normal seperti sedia kala.

Melihat banyak pemilik kendaraan yang menjadi korban banjir, Daihatsu menawarkan promo perawatan dan perbaikan kendaraan melalui “ Daihatsu Peduli Banjir”.

“ Semoga program ini bisa meringankan beban pelanggan yang terdampak banjir, sehingga kendaraannya bisa kembali prima dan beraktivitas seperti sedia kala,” kata Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 7 Januari 2020.

 

© Dream

 

Promo yang berlaku selama dua bulan mulai 2 Januari-29 Februari 2020 ini berlaku di semua bengkel Daihatsu di Jabodetabek. Pemilik kendaraan Daihatsu bisa memeriksakan kendaraannya secara gratis.

Ada juga manfaat-manfaat yang diberikan, yaitu diskon 15 persen untuk layanan jasa, spare part, dan oli, diskon 20 persen untuk pembersihan kabin, dan diskon 20 persen untuk layanan salon mobil.

Pelanggan yang tak bisa datang langsung, bisa menghubungi bengkel Daihatsu terdekat. ADM juga mehyiapkan fasilitas layanan panggilan darurat 24 jam melalui call center Astra World 1500898. Pemilik Daihatsu pemegang polis Asuransi Astra bisa menghubungi 1500112.

“ Kami siap membantu pelanggan yang membantu perbaikan kendaraan pasca banjir,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Cara Klaim Asuransi Mobil yang Terendam Banjir

Dream – Banjir besar yang melanda Jabodetabek tak hanya membuat rumah terendam dan memicu arus pengungsian. Warga yang memiliki kendaraan juga harus pusing dua kali karena mobil atau sepeda motor mereka terendam air banjir. 

Air yang merendam sampai ke bagian mesin bisa membuat mobil menjadi soak. Mereka yang terdaftar sebagai peserta asuransi kendaraan tentu bisa sedikit lega. Namun apakah peserta polis ini bisa langsung mendapatkan klaim asuransi?

Chief Executive Officer PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance), Julian Noor, mengatakan pelanggan bisa mengalihkan risiko banjir kepada pihak asuransi. Asalkan, pelanggan memperluas manfaat asuransi dengan jaminan perluasan banjir.

“ Berkaitan dengan musibah kali ini, Adira Insurance memiliki produk yang dapat dilindungi dari risiko banjir seperti asuransi kendaraan baik mobil (Autocillin) maupun motor (Motopro), lalu asuransi properti seperti rumah tinggal (Home Insurance) maupun ruko (Arthacillin),” kata Julian di Jakarta dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 3 Januari 2020.

Dia mengatakan pelanggan bisa mengajukan klaim mobil yang kebanjiran dengan mudah. Untuk pelanggan Autocilin, klaim bisa dilakukan melalui Autocilin Mobile Claim Application.

Pelanggan cukup memotret kerusakan kendaraan dan melaporkan kerusakan mobilnya melalui aplikasi di mana saja dan kapan saja.

“ Sementara untuk produk lain, bisa menghubungi contact center Adira Care 1500 456,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Cuma Berlaku Bagi yang Punya Coverage Banjir

Dia mengatakan klaim berlaku bagi pemegang polis yang sudah memperluas jaminan risiko banjir. Tak semua asuransi kendaran dan properti diperluas dengan cover risiko banjir. Pelanggan juga harus memastikan membeli perluasan jaminan yang diakibatkan oleh banjir.

“ Pelanggan harus memahami isi dari polis asuransi agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam berasuransi,” kata dia.

Apalagi, lanjut Julian, dalam banjir kali ini, banyak mobil yang diparkir di rumah dan ternyata kebanjiran. Ini bisa saja dicover oleh asuransi. “ Tapi, tetap haru ada perluasan banjir,” kata dia.

Julian juga menegaskan klaim asuransi bisa saja ditolak. Hal ini disebabkan oleh pengemudi yang nekat mengendarai kendaraan saat banjir.

“ Sudah tahu ada banjir, pelanggan tetap nekat menerobos banjir. Tentunya pihak asuransi akan menolak klaim ini,” kata dia.

6 dari 6 halaman

Siap Bantu Pelanggan

Julian menyiapkan call center Adira Care di nomor 1500 456 bagi pelanggan yang ingin melapor klaim asuransi atau permintaan bantuan evakuasi kendaraan selama 24 jam. Pihaknya juga menyediakan fasilitas mobil derek, emergency road assistance, dan ambulans bagi pelanggan yang berada dalam kondisi darurat di jalan.

“ Kami selalu membentuk tim tanggap bencana di Adira Insurance, terutama menjelang musim penghujan. Tim tanggap bencana Adira Insurance akan siap 24 jam untuk memberikan pertolongan kepada pelanggan yang terkena bencana, khususnya bencana banjir yang sedang dihadapi saat ini,” kata dia.

Bantuan utama dari tim tanggap bencana Adira Insurance adalah mengevakuasi kendaraan pelanggan ke lokasi yang lebih aman serta perbaikan kendaraan atas kerusakan akibat banjir sesuai jaminan yang tercatat di dalam polis. Selain itu, tim tanggap bencana Adira Insurance juga memberikan bantuan logistik bagi para korban banjir melalui posko-posko banjir yang ada.

Beri Komentar