Memakai Makeup. (Source: Shutterstock)
Dream - Aplikator makeup berperan sangat penting untuk membuat riasan yang rapi dan mulus. Sahabat Dream harus mengetahui dengan jelas fungsi dari masing-masing aplikator agar bisa menggunakannya dengan nyaman sekaligus menghasilkan riasan sempurna.
Hingga saat ini aplikator makeup yang paling banyak dipakai adalah kuas, spons, serta puff. Ketiganya seringkali digunakan untuk membuat pengaplikasian foundation lebih halus.
Tapi tahukah Sahabat Dream jika ketiga aplikator itu bisa memberikan hasil yang berbeda. Sehingga kamu harus menentukan aplikator mana yang harus dipakai sesuai dengan kebutuhan.
Berikut panduan pemakaian aplikator makeup untuk mengaplikasikan foundation atau base makeup lainnya berdasarkan rekomendasi Makeup Artist (MUA) @idah.jubaedah.

Foto: Shutterstock
Aplikator ini bisa menjadi pilihan ketika ingin makeup lebih cepat merata. Namun spons dapat menyerap produk yang telah diaplikasikan pada wajah, sehingga coverage produk bisa menurun.
Pemakaian spons lebih cocok untuk orang yang ingin merias wajah dengan gaya natural dan base makeup tidak terlalu tebal. Jadi, kamu tidak perlu memakai base makeup berlapis-lapis untuk bisa mendapatkan hasil riasan yang diinginkan saat memakai spons.
Berbeda dengan spons, puff bisa memberikan coverage yang tinggi. Tapi, puff tidak bisa meratakan produk secepat spons karena aplikator tersebut meninggalkan bekas bergaris yang harus dirapikan secara berulang.

Foto: Shutterstock
Angled dan flat brush bisa memberikan coverage yang tinggi, tapi juga dapat meninggalkan bekas bergaris. Jadi, sebaiknya ratakan kembali produk makeup dengan spons atau puff setelah memakai kuas.