Amankah Pemakaian Tanning Spray atau Lotion untuk Kulit?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 21 Januari 2021 16:34
Amankah Pemakaian Tanning Spray atau Lotion untuk Kulit?
Ketahui dampaknya bagi kesehatan kulit.

Dream - Mungkin, masih banyak wanita yang ingin memiliki kulit cerah. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, peminat kulit gelap juga semakin banyak.

Kini yang berjemur bukan hanya pendatang dari luar negeri, tapi juga turis lokal agar mereka bisa mendapatkan kulit lebih gelap secara alami.

Walaupun efektif mengubah warna kulit, kebiasaan berjemur mulai ditinggalkan karena sangat berbahaya bagi kesehatan.

Oleh karena itu, sebagian wanita menggunakan tanning spray atau lotion yang lebih aman dan mudah dihapus. Tanning spray atau lotion memiliki kandungan dihydroxyacetone (DHA) yang berasal dari buah bit maupun gula tebu.

DHA membuat warna kulit menjadi lebih gelap dengan memicu asam amino pada lapisan kulit paling atas serta sel stratum corneum yang telah mati.

Pemakaian DHA pada kosmetik telah diklaim aman meskipun tidak boleh terkena mulut, telinga, masuk ke dalam hidung serta area kemaluan.

1 dari 1 halaman

Risiko pemakaian DHA

Dilansir Huffpost, DHA bisa berdampak buruk pada kesehatan bila cairannya tercampur ke dalam darah. Hal ini bisa terjadi ketika memakai tanning spray dan cairannya masuk ke dalam panca indra.

Jika cairannya berhasil masuk, kamu bisa berpotensi terkena asma, infeksi saluran pernapasan akut atau kanker.

Hal yang sama juga bisa terjadi ketika memakai tanning lotion dan diaplikasikan di area kulit yang terluka atau mengalami reaksi alergi.

Terlepas dari risiko pemakaiannya, ternyata tanning spay atau lotion dapat meminimalisir dampak buruk radikal bebas. Terutama, jika dikenakan bersama tabir surya.

Jangan lupa juga untuk menghindari panca indra saat menggunakannya. Bila perlu, gunakan masker dan kacamata untuk menghindari efek sampingnya.

Beri Komentar