Koleksi Ignis Fatuss Dari Jenahara Black Label Di Jakarta Fashion Week 2017. (foto: Instagram.com/jenaharanasution)
Dream - Pekan mode terbesar di Indonesia sudah memasuki hari kelima pada 26 Oktober 2016 kemarin. Puluhan desainer sudah memamerkan karya teranyarnya untuk menggambarkan perkembangan fesyen tanah air.
Di hari kelima, Jenahara berkesempatan menutup kemeriahan lantai JFW dengan dua desainer lokal Jeffry Tan dan Kesya Moedjenan.
Memamerkan Jenahara Black Label, desainer Jenahara memilih tema Ignis Fatuss yang menggunakan swarosvki pada hasil rancangannya. Busana tersebut memang sangat cocok untuk dikenakan saat pesta yang menggambarkan kesan misterius namun tetap elegan.

Menampilkan teknik potongan layer dan menggunakan aksen lipit yang menjadi tren di 2017 nanti, Jehan memilih material manish, thai silk, interlock, dan sifon.

Nuansa misterius digambarkan oleh Jenahara dengan memilih kelir monokrom serta navy pada busana dengan cuttingan yang tegas nan minimalis.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?



Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global