Cantik dengan 'Puasa Kulit', Patut Dicoba?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 21 Januari 2020 13:13
Cantik dengan 'Puasa Kulit', Patut Dicoba?
Beberapa pakar mungkin memiliki pendapat yang berbeda.

Dream - Berpuasa tidak hanya terjadi pada makanan, tapi juga kulit. Istilah skin fasting telah beredar sejak 2019.

Skin Fasting dilakukan untuk detoksifikasi kulit dari produk tertentu, selama beberapa lama. Tapi, beberapa pakar mungkin memiliki pendapat yang berbeda.

Dermatologis, Shefali Trasi Nerurkar menyarankan untuk menghindari pelembap, pembersih wajah, toner, krim malam dan makeup selama sehari.

Pakar kecantikan, Pallavi Sule menyarankan untuk menghindari satu jenis produk seperti krim malam selama satu atau dua malam.

Dermatologis lainnya, Soma Sarkar tidak melakukan detoks sepenuhnya seperti yang disarankan sebelumnya.

" Kulit membutuhkan detoksifikasi jika produk yang digunakan tidak cocok atau menyebabkan iritasi," katanya.

1 dari 5 halaman

Bermanfaat seperti detoksifikasi

Beberapa pakar melihat manfaat ketika membiarkan kulit bernafas dari produk tertentu.

" Banyak orang yang berlebihan dalam melakukan perawatan kulit. Sesekali, kulit butuh istirahat dan tidak memakai krim, pembersih atau toner agar kualitas kulit meningkat."

shutterstock© shutterstock.com

Ia juga mengungkapkan bagaimana menghindari produk kecantikan selama satu atau dua hari bisa membantu pemulihan kondisi kulit.

" Ini bisa bermanfaat seperti detoksifikasi pada umumnya. Tapi, kulitmu tidak perlu menghindari semua produk. Setiap kulit memiliki perawatan yang berbeda. Perawatannya pun berganti setiap musim," tuturnya.

 

2 dari 5 halaman

skin fasting dapat meningkatkan kondisi kulit

Kamu bisa mulai skin fasting dengan menghindari produk yang kurang cocok untuk kulitmu pada musim tertentu.

Konsep ini dimulai dari Koko Hayashi, Founder merek kecantikan US, Mirai Clinical.

Ia memaparkan, penelitian di Jepang telah mengungkapkan regenerasi kulit setiap bulan. Hasilnya, skin fasting dapat meningkatkan kondisi kulit serta mendetoksifikasi kekurangannya.

shutterstock© shutterstock.com

Meski tidak terbukti secara sains, tapi beberapa orang meyakini hal itu. Sule menyarankan untuk berkonsultasi pada dermatologis sebelum melakukannya.

" Jika seseorang tidak menjalani rutinitas perawatan kulit yang baik dan memakai produk secara berlebihan, segera hindari produknya, bukan menghentikan perawatannya," imbuhnya.

 

3 dari 5 halaman

Cara Sederhana

Sarkar menyarankan untuk menghindari rutinitas pemakaian makeup, bukan skincare.

" Yang harus dilakukan adalah tidak berlebihan memakai skincare. Cukup lakukan secara sederhana dan signifikan."

shutterstock© shutterstock.com

 

4 dari 5 halaman

Apa Itu Skin Fasting?

Teknik baru dimana seseorang menghindari pemakaian skincare seperti lotion, toner dan serum.

Kulit memproduksi minyak alami yang disebut sebum untuk mengatasi kurangnya kelembapan dan produk itu menghalangi kerja kelenjar sebum. Teknik ini dapat membuat kulitmu bernafas.

shutterstock© shutterstock.com

Bagaimana Cara Melakukannya?

Berhenti menggunakan produk untuk beberapa lama. Ketika kulit sudah normal, perlahan gunakan produknya kembali.

 

5 dari 5 halaman

Apa Manfaatnya?

Ini akan memperkuat kulit dan membantu meningkatkan daya tahannya.

shutterstock© shutterstock.com

Apa yang Harus Diperhatikan?

Jika memiliki kondisi kulit tertentu atau memakai produk di bawah pengawasan dokter, konsultasi pada dermatologis terlebih dulu. Kamu akan mengalami kondisi kulit berminyak atau kering pada awalnya.

Sumber: Times of India

Beri Komentar