Jangan Lupa Gunakan Sunscreen di 4 Area Tubuh Ini

Reporter : Cynthia Amanda Male
Kamis, 22 Agustus 2019 14:47
Jangan Lupa Gunakan Sunscreen di 4 Area Tubuh Ini
Berikut penjelasannya!

Dream - Setiap wanita pasti sudah tahu bahaya paparan sinar matahari. Saat melihat cuaca sangat terik di luar, kamu akan spontan membuka tas dan mengoleskan tabir surya ke beberapa bagian tubuh yang terkena paparan sinar.

Namun sayangnya masih ada sebagian yang sering lupa bahkan mengabaikannya perawatan tubuh yang penting ini.

Dermatologis asal Los Angeles, Michael Kassardjian menyatakan paparan sinar matahari bisa menyebabkan berbagai masalah kulit seperti terbakar bahkan kanker

 shutterstock

" Aku telah melihat beberapa bagian kulit pasien yang terkena kanker akibat tidak memakai tabir surya secara rutin atau dipakai kembali setelah luntur," katanya.

Dilansir dari Misskyra, berikut beberapa area tubuh yang harus dipulas tabir surya sebelum beraktivitas.

1 dari 6 halaman

1. Tangan Bagian Atas

Gunakan tabir surya di tanganmu, terutama bagian atas (telapak) karena area tersebut paling sering terpapar sinar matahari.

" Bagian atas tangan sangat rentan terpapar sinar UV dan berpotensi kanker serta penuaan dini," ungkapnya.

Ia juga menyarankan untuk memakai tabir surya yang cukup di pagi hari agar kamu mendapat perlindungan ekstra ketika memakainya kembali.

 shutterstock

2. Bibir

Sebaiknya kamu mulai menggunakan lip balm yang mengandung SPF untuk melindungi bibir dari paparan sinar UV. " Bibir seringkali jadi area yang terlewati ketika ingin melindungi kulit dari sinar UV" .

Kanker kulit juga bisa muncul di area bibir. Bahkan kankernya bisa lebih agresif daripada area tubuh lainnya dan membutuhkan perawatan yang lebih serius seperti operasi.

2 dari 6 halaman

3. Dada Bagian Atas

" Area ini sangat penting untuk yang suka berlari," ungkap Dermatologis, Rajani Katta. " Mereka tidak lupa menggunakan tabir surya di wajah, tapi ternyata cukup sulit mengingat pengaplikasian di area dada, terutama bagian atasnya," katanya.

Meski menggunakan T-shirt, tapi dada bagian atas sesekali terpapar sinar matahari. Apalagi kalau sering beraktivitas di luar ruangan.

 shutterstock

4. Belakang Leher

Area ini pun kerap terpapar sinar matahari langsung tapi seringkali terlewati ketika memakai tabir surya. Jangan lupa memakai tabir surya yang cukup agar perlindungannya lebih efektif.

" Aku sering menghilangkan sel basal bahkan melanoma dari sisi serta belakang leher, yang mana bisa dicegah dengan pemakaian tabir surya secara rutin," tutup Kassardjian.

3 dari 6 halaman

Fakta Seputar Efek Sunscreen, Aman atau Tidak?

Dream Sunscreen atau tabir surya menjadi barang yang wajib dibawa ketika hendak berlibur ke pantai, atau ketika hendak melakukan kegiatan luar ruangan dan terpapar langsung oleh sinar matahari.

Bagai mata pisau, sunscreen memiliki kelebihan dan kekurangan. Paparan radiasi sinar ultraviolet atau sinar UV menjadi penyebab utama kanker kulit yang paling umum.

Nah, sunscreen menjadi pilihan paling umum untuk menghindari paparan sinar matahari yang berlebih pada kulit.

Di sisi lain, pemakaian sunscreen dapat membahayakan lingkungan, karena kandungan kimianya yang berakhir di laut dan mencemari laut. Tidak hanya air laut yang tercemar namun juga biota laut.

Sebelum membuat keputusan untuk tetap menggunakan atau meninggalkan sunscreen, ada baiknya Sahabat Dream mengetahui dulu fakta seputar sunscreenyang jarang kita tahu berikut ini.

4 dari 6 halaman

Mampu Mencegah Kanker, Tapi..

Melanoma, adalah satu satu jenis kanker yang paling mematikan. Jenis kanker ini disebabkan oleh radiasi sinar UV yang akhir-akhir ini meningkat pesat. Dilansir dari laman BBC, Richard Weller, seorang konsultan dermatologis menyampaikan, bahwa penggunaan sunscreen dapat mencegah kanker.

  Bahaya Sunscreen

Oleh sebab itu, walau angka kanker kulit meningkat di seluruh dunia, negara-negara yang sudah sadar akan pentingnya penggunaan kanker sama sekali tidak mengalami kenaikan yang signifikan.


Di sisi lain, beberapa kandungan kimia dalam sunscreen dikhawatirkan oleh beberapa ahli justru akan berakibat buruk bagi kesehatan kulit. Para ahli menyarankan untuk menggunakan sunscreen yang mengandung bahan-bahan yang lebih aman.

5 dari 6 halaman

Kandungan Double Filter

Umumnya, sunscreen mengandung dua jenis filter sinar UV, salah satunya yang kerap digunakan ialah filter organik yang mempu menyerap radiasi UV dan mengubahnya menjadi radiasi yang lebih aman. Satu lagi filter yang terdapat dalam sunscreenfilter anorganik.

  Pentingnya Memilih Sunscreen yang Sesuai dengan Kulit Wajah

Filter anorganik terdiri dari titanium dioksida dan seng oksida, yang jauh lebih aman, karena mampu memantulkan dan menyebarkan radiasi dari kulit.

Selain manfaat tersebut, dua filter dalam sunscreen ini ternyata juga memberikan efek negatif bagi kesehatan. Seperti, filter organik yang mampu menyerap radiasi, dikhawatirkan akan masuk dalam aliran darah.

Sedangkan filter anorganik yang mampu memantulkan radiasi, dikhawatirkan mengandung zat kimia berbahaya yang dapat menimbulkan gangguan endoktrin pada hormon dalam tubuh.

Penggunaan sunscreen yang berlebih bahkan dapat menimbulkan berbagai masalah serius, seperti gangguan kesuburan pria, kanker testis pada pria, hingga mempengaruhi ukuran kelenjar susu pada perempuan.

6 dari 6 halaman

Menghalangi Vitamin D dari Sinar Matahari?

Selain kandungan double filternya yang memiliki manfaat dan efek samping, sunscreen mampu mencegah tubuh manusia untuk memproduksi vitamin D berlebihan akibat paparan sinar matahari. Perdebatan tentang manfaat ini masih berlangsung di antara para ahli.

  Bahaya Sunscreen

Rachel Neale, seorang professor di QIMR Berghofer, mengatakan bahwa mekanisme sengatan matahari berbeda dengan produksi vitamin D. Penggunaan sunscreen tidak banyak mempengaruhi kadar vitamin D dalam kulit.

Kekurangan vitamin D tentu menjadi hal yang buruk bagi kesehatan dan tidak ada kaitannya dengan penggunaan sunscreen, oleh sebab itu Neale tetap menyarankan untuk menggunakan sunscreen ketika berada di tempat dengan paparan sinar matahari yang kuat.

Dari masalah itulah, dalam dunia dermatologi, ada istilah SPF atau Sun Protection Factor yang digunakan untuk mengukur kandungan dalam sunscreen sesuai dengan kadar yang dibutuhkan masing-masing kulit.

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-