Keluar dari Zona Nyaman, Ilustrator Ini Didapuk jadi Ikon Sariayu

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 1 Oktober 2019 16:36
Keluar dari Zona Nyaman, Ilustrator Ini Didapuk jadi Ikon Sariayu
Siapakah dia?

Dream - Sosok Dinda Puspitasari sangat lekat dengan ilustrasinya yang penuh warna dan ceria. Tak banyak tahu, ternyata ia tidak memiliki latar belakang pendidikan desain untuk mencapai karirnya saat ini.

Profesinya sebagai fashion illustrator ini cuma didasari oleh hobi menggambar.

“ Ada di dalam zona nyaman sering membuat orang terlena. Bisa mengontrol lingkungan sesuai harapan menjadi ciri kalau kita berada di zona nyaman. Dan karena itulah kita sulit mengembangkan pengetahuan,” kata Dinda lewat keterangannya, Senin, 30 September 2019 kemarin.

 Dinda Puspitasari

2 dari 4 halaman

Berbuah manis

Dinda didapuk menjadi perwakilan Fearless to Explore.

“ Aku merasa spirit Fearless Beauty dan Fearless to Explore sangat mewakili diriku, karena aku banyak mengambil keputusan di luar zona nyaman sekadar untuk mencari hal baru apa yang bisa diexplore lagi,” katanya.

 Dinda Puspitasari

Foto: Instagram.com/sariayu_mt

Campaign ini bertujuan untuk mengajak wanita Indonesia untuk mencintai dirinya sendiri.

Tema Fearless Beauty terbagi menjadi Fearless Hijab untuk mereka yang berhijab dan tetap aktif, Fearless to Explore untuk yang tak pernah berhenti mencoba hal baru, Fearless to Glow untuk mereka yang selalu ingin tampil bersinar dan maksimal, serta Fearless Aging untuk yang menikmati usia dengan aktif dan berkarya.

3 dari 4 halaman

Kisah di Balik Baju 'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Dream - Belum lama ini, baju dengan logo merek karung tepung mendadak viral karena muncul di gelaran New York Fashion Week (NYFW). Baju tersebut merupakan karya desainer Tanah Air, Maggie Hutauruk-Eddy.

Pemilik label 2Madison Avenue itu memboyong 12 busana bertajuk 'Vivify the Block' ke Amerika Serikat pada 9 September 2019. Salah satu rancangannya, yakni baju yang terbuat dari karung tepung sukses menyita perhatian.

  'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Banyak orang mengira merek tepung tersebut di-endorse oleh sang desainer hingga mencapai NYFW. Namun ada kisah menarik di balik karung tepung yang menempel pada rancangan Maggie.

" Itu sebenarnya tidak sengaja. Saat aku mau ke NYFW cuma prepare sebulan dan ada beberapa look yang perlu grafis di tengahnya. Tapi aku tidak punya waktu untuk melukis, membuat sablon, bordir ataupun print,"  cerita Maggie ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat 27 September 2019.

4 dari 4 halaman

Idenya Berawal dari Sini

Desainer berdarah Batak itu pun termenung mencari ide. Suatu hari, ia tak sengaja melihat sang asisten tumah tangganya pulang berbelanja. Mbak Sum, namanya. Ia kedapatan membawa karung beras dan tepung yang menyita perhatian sang desainer.

  'Karung Tepung' di New York Fashion Week

" It looks good! Ukuran grafisnya pas, bentuk dar warnanya cocok untuk mengisi kekosongan salah satu bajuku. Akhirnya sisa karung kita kumpulkan dan dicuci," ungkapnya.

  'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Wanita yang terbiasa bekerja dengan karakter impulsif itu kemudian menyulap karung-karung tersebut. Ia menempelkan potogan logo ke atas t-shirt berbahan jersey. Jahitan dibentuk dengan sangat rapih guna memenuhi standar pakaian New York.

5 dari 4 halaman

Sempat Kaget

Maggie memboyong busana karung tepung serta beras ke panggung NYFW Spring/Summer 2020. Baju dikreasikan dengan gaya era 1980 untuk busana pria. Kesan gahar dan playful berpadu manis, menyiratkan alter ego Maggie Hutauruk-Eddy yang serius namun penuh warna.

  'Karung Tepung' di New York Fashion Week

Sesampainya di Jakarta, Maggie mengaku kaget mengetahui baju rancangannya viral. " Iya, I know itu viral tapi enggak nyangka. Mereka (publik) sangat mendukung. Ada yang bilang segitiga illuminati juga tapi iseng aja kali ya," ujarnya.

Tak lama kemudian, ia langsung mendapat banyak tawaran dari berbagai brand untuk memakai logo mereka di busana Maggie. Ia bahkan dikontak langsung oleh pemilik brand tepung tersebut.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik