Memiliki Kulit Berminyak. (Source: Shutterstock)
Dream - Pemilik wajah berminyak seringkali membutuhkan produk kosmetik yang mampu mengontrol produksi minyak atau sebum, agar kulit tidak terasa lengket atau rentan berjerawat.

" Sebum adalah substansi yang sangat kental, terbuat dari lemak dan diproduksi oleh kelenjar sebaceous pada kulit," kata Zalka.
Kulitmu akan lebih lembap dan halus dengan adanya sebum. Jumlah kelenjar sebaceous beragam pada wajah. Namun, biasanya banyak ditemukan pada dahi, dagu dan kulit kepala.
Mengapa kulit membutuhkan sebum?
Meski banyak yang ingin menghilangkan sebum, namun hal tersebut dapat memperkuat lapisan kulit. Sehingga, wajah tidak mudah iritasi, mencegah kulit kering, menunda penuaan dan menjaga kelembapan.

Jumlah sebum yang dibutuhkan bisa berbeda-beda pada setiap orang. Hal tersebut bergantung pada jenis kelamin, usia serta pengaruh hormonal.
" Umumnya, kulit lelaki di usia remaja memproduksi lebih banyak sebum. Sedangkan wanita yang telah mengalami menopause memiliki kulit dengan produksi minyak paling sedikit," ujarnya.
Terlepas dari kedua kondisi tersebut, kulit memproduksi lebih banyak sebum pada wajah berminyak, berjerawat, mengalami rosacea atau folikulitis.
Bagaimana cara mengontrol produksi sebum berlebih?
Kamu bisa mengatasi produksi sebum berlebih dengan memakai produk perawatan kulit tertentu.
Gunakan produk yang mengandung AHA dan BHA agar produksi sebum lebih terkontrol. Pakai pelembap berformula ringan dan mengandung asam salisilat, asam hyaluronat serta vitamin C.
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga