Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Bangkok City Run 2019
Dream - Semangat luar biasa terlihat pada Minggu, 4 Agustus 2019 pagi di kawasan Chaiyapruek, Bangkok. Ratusan pelari maraton Thailand berkumpul dan bersiap-siap untuk bertanding dalam " Bangkok City Run 2019" .
Untuk perlombaannya dibuka untuk lari maraton 8 km dan 16 km. Spesialnya lagi, dalam lomba itu, ada 40 atlet difabel turut ramaikan acara tersebut.

- Phutaret Kongrak (atlet balap kursi roda)
- Hanruchai Natesiri (atlet memanah)
- Saysunee Jana (atlet anggar kursi roda)
- Pattayab Tedtong (atlet Boccia)
- Rewat Tana (atlet balap kursi roda)
- Prawat Wahoram (atlet balap kursi roda)
- Wassana Kutawesup (atlet memanah)
- Saichon Konjen (atlet balap kursi roda)
- Amnoy Wetwithan (atlet badminton)
- Pongsakorn Paeyo (atlet balap kursi roda)
Nick Bhirombhakdi, President Paralimpik Komite Thailand yang juga senior management Singha Corporation mengatakan, " Bangkok City Run 2019" yang merupakan bagian dari Singha Run Series ini, dibuat untuk menunjukan kepada dunia, kaum difabel memiliki kemampuan besar dalam bidang olahraga.
Dipimpin Presiden Cerebral Palsy Sports Association Thailand, Naiyanobh Bhirombhakdi, acara lari maraton ini diselenggarakan untuk mengumpulkan dana guna mendukung atlet difabel Thailand.

Dalam pertandingan ini, ada sekitar 3000 pelari maraton Thailand turut bertanding bersama 40 atlet difabel Thailand.
Dan sungguh luar biasa, atlet difabel memenangkan pertandingan ini. Surasak Dumchom (Shane), atlet difabel Cerebral Palsy meraih juara kedua dalam pertandingan lari maraton 8 km.
" Saya sangat senang bahwa salah satu atlet Cerebral Palsy menempati urutan kedua dalam satu kategori. Atlet difabel kami menyadari, kami selalu mendukung dan mendukung mereka dengan sepenuh hati kami" ujar Nick Bhirombhakdi lewat keterangannya.


Nick selaku Presiden Paralimpik Komite Thailand juga mengungkapkan, para atlet difabel telah siap untuk mengikuti Paralimpik Tokyo 2020.
" Mereka telah memasuki kualifikasi secara teratur dan akan memiliki pelatihan di luar negeri," katanya.
Sepanjang 8km, dalam perlombaan, para peserta disemangati sekaligus dihibur para penyanyi seperti Move spt Zel, Musim Lima, Ebola, Songkran Rangsan Panyaruen, dan Opavee.
Peraih medali emas Paralimpik Games 2004 dan 2012 dan juara dunia kursi roda saat ini. Saisunee mengejutkan dirinya bisa selesaikan satu kategori yaitu maraton 8km.
Menyambut adanya acara ini, sehari sebelumnya Nick mengadakan acara berbagi kasih dengan 2000 anak yatim piatu di panti asuhan Wat Sra Kaew di kawasan Bangkok Selatan.
Selain itu, acara penggalangan dana untuk mendukung paralimpik Thailand dalam rangka Paralimpik Tokyo 2020 juga dihelat.
Acara ini juga merupakan rangkaian peringatan 86 tahun Boonrawd Brewery.

Begitu besar kecintaan Nick dengan para atlet difabel di seluruh dunia membuat Nick didapuk sebagai dewan pembina AGITOS.
Bahkan Nick tak ragu untuk 'berkursi roda' demi merasakan kebersamaan dengan para atlet difabel selama bertandingan.
Memimpin upacara dalam penyerahan medali, Nick pun langsung memberi simbolik kepada juara. Pelari maraton Thailand Pattarapo Noimo ini keluar sebagai juara setelah tiga kali meraih medali di acara Singha Run Series sebelumnya.

Sedangkan untuk olahraga Boccia, Worawut Saengampa berhasil mewakili Thailand untuk ajang Paralimpik Tokyo 2020. Sekali lagi, selamat untuk para pemenang. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya