5 Ketidakakuratan `Jurassic World` Menurut Ilmu Pengetahuan

Reporter : Dwi Ratih
Jumat, 26 Juni 2015 18:01
5 Ketidakakuratan `Jurassic World` Menurut Ilmu Pengetahuan
Dalam ceritanya, Jurassic World menawarkan sebuah terobosan ilmu pengetahuan yang bisa menghidupkan kembali dinosaurus yang telah punah dengan gen dinosaurus yang ditemukan dari fosil-fosil dinosaurus

Dream - Jurassic World, sekuel ke-3 dari Jurassic Park (1993) ini akhirnya memecahkan rekor dunia. Berdasarkan data dari Box Office Mojo, Jurassic World dipastikan melampaui pendapatan domestik minggu pertama dari The Avengers (2012) dengan 208 juta dolar AS.

Angka tersebut menempatkan Jurassic World menjadi film dengan penghasilan domestik minggu pertama terbesar sepanjang masa.

Selain itu dari data global seluruh dunia, Jurassic World mendapatkan 549 juta dolar AS di minggu pertamanya, yang membuat film ini menjadi film dengan penghasilan minggu pertama terbesar sepanjang masa, mengalahkan Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2 (2011).

Dalam ceritanya, Jurassic World menawarkan sebuah terobosan ilmu pengetahuan yang bisa menghidupkan kembali dinosaurus yang telah punah dengan gen dinosaurus yang ditemukan dari fosil-fosil dinosaurus.

Hal itu membuat Jurassic World masuk dalam genre fiksi ilmiah. Label " ilmiah" yang melekat mau tak mau menarik para ilmuwan yang berpengalaman di bidangnya untuk memberikan respon. Terungkap bahwa apa yang ada di Jurassic World, khususnya detail dinosaurusnya tidak selalu berpegang pada ilmu pengetahuan yang ada.

Namun, sebelum masuk membahas ketidakakuratan dinosaurus yang ada di film ini. Perhatikan terlebih dahulu beberapa hal yang membuat para ilmuwan kagum.

Penasaran dengan lima ketidakakuratan dinosaurus di Jurassic Wolrd menurut ilmu pengetahuan? Klik di sini untuk baca deretannya yang mampu dihimpun tim Muvila.com. (Ism) 

Beri Komentar