Uniknya Percampuran Budaya Barat-Timur Masjid Hajjah Fatimah

Reporter : Dwi Ratih
Sabtu, 23 Februari 2019 10:20
Uniknya Percampuran Budaya Barat-Timur Masjid Hajjah Fatimah
Deretan bangunan unik dan cantik bergaya arsitektur Arab membuat kawasan ini makin instagramable.

Dream - Salah satu sudut bersejarah di Kampong Glam menyimpan kisah menarik keberadaan kerajaan Melayu yang berdiri sejak tahun 1822. Sedangkan nama daerahnya diambil dari jajaran pohon gelem yang banyak terdapat di Kampong Glam.

Deretan bangunan unik dan cantik bergaya arsitektur Arab membuat kawasan ini makin instagramable.

Sebut saja bangunan dengan cat warna-warni cerah di daerah Bussorah, Kandahar Street, dan Baghdad. Deretan kafe, toko barang antik, hingga mural yang menjadi salah satu spot selfie favorit di sini tidak akan pernah membuatmu bosan menyusuri distrik tersebut.

Kawasan ini juga ramah bagi traveler Muslim karena terdapat beberapa masjid yang bisa dikunjungi untuk menunaikan ibadah. Salah satunya, Masjid Hajjah Fatimah yang berdiri megah di area Beach Road, tepatnya di antara Kallang Planning Area.

Siapa sangka masjid yang buka setiap hari selama 24 jam saat waktu salat tiba ini menyimpan sejarah unik sebuah percampuran budaya yang tercermin dari sudut bangunannya.

Apa saja?

Nama Masjid yang Menjadi Ciri Khas

STB

Foto: tih.stb.gov.sg

Hal pertama yang selalu menarik perhatian saat mendengar masjid ini adalah namanya. Belum banyak bangunan rumah ibadah umat Muslim yang mengambil nama dari seorang perempuan.

Hajjah Fatimah merupakan nama seorang pengusaha perempuan yang menyumbangkan tanahnya untuk pembangunan masjid sekitar abad ke-19.

Awalnya, di atas tanah tersebut berdiri rumah sang donatur. Tapi, setelah mengalami beberapa kali pencurian dan kebakaran, perempuan pengusaha tersebut memutuskan untuk pindah dan menyumbangkan tanahnya untuk dibangun sebuah masjid.

Masjid Hajjah Fatimah ini kemudian dijadikan Monumen Nasional pada tahun 1973 dan berada di bawah kepemilikan Majelis Ulama Islam Singapura (MUIS).

Perpaduan Arsitektur yang Unik

STB

Foto: tih.stb.gov.sg

Siap-siap dibuat jatuh cinta ketika pertama kali melangkahkan kaki memasuki Masjid Hajjah Fatimah. Begitu melihat bangunannya, kamu akan disambut pesona perpaduan arsitektur bangunan yang unik dari budaya Eropa, Melayu dan Tiongkok.

Masjid ini sebenarnya tidak terlalu luas namun tetap terasa megah karena gaya arsitekturnya yang mencolok di antara bangunan lain di daerah ini.

Tiap sudutnya juga menarik perhatian, mulai dari kubah berbentuk bawang dan area wudhu yang dikonsep seperti rumah khas Melayu. Ditambah interior kayu bernuansa Melayu Muslim tradisional yang memperkuat kesan klasik pada masjid yang dibangun sekitar tahun 1846 tersebut.

Keindahan juga bisa ditangkap di bagian lantai, di mana porselen Tiongkok menjadi ubin yang menampilkan kemegahan di Masjid Hajjah Fatimah. Tapi, hal yang paling menarik perhatian adalah menara masjidnya yang didesain seperti menara gereja. Menara tersebut sering dibilang mirip dengan St. Andrew’s Church pertama yang kini sudah digantikan oleh katedral St. Andrew saat ini.

Bertemu Menara Miring di Singapura

STB

Foto: tih.stb.gov.sg

Kehadiran pilar-pilar Dorian di beberapa sudut masjid seperti menara, ambang pintu, dan jendela menambah pesonanya. Menara yang miring 6 derajat ini punya cerita sendiri, sehingga sering disebut menara miring ala Singapura.

Menarik memang, karena struktur menara masjid ini secara perlahan miring ke arah kuda karena fondasinya yang didirikan di atas tanah berpasir mulai ambles setelah berdiri selama bertahun-tahun.

Meskipun banyak usaha perbaikan yang dilakukan demi menjaga kelestarian masjid ini, tapi kemiringan menaranya masih tetap terlihat. Di sisi lain, inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang karena mereka bisa menyaksikan menara miring ala Singapura.

Selesai salat di Masjid Hajjah Fatimah, cobalah untuk jalan-jalan sejenak di sekitar bangunan ini. Tepat di bagian depan masjid, kamu akan disambut dengan sebuah alun-alun kecil yang ditumbuhi rumput dan pepohonan kehijauan.

Jika sudah puas mengagumi keindahan Masjid Hajjah Fatimah, saatnya kembali meneruskan penjelajahanmu di sekitar Kampong Glam. 

Singapura punya banyak sudut menarik bagi moslem traveler, kan? Jangan hanya melihat-lihat, jadilah penjelajah!

Masjid Hajjah Fatimah

4001 Beach Road, Singapura 199584

STB

Beri Komentar