Nasi Goreng Tom Yam (sumber Foto:Vemale.com)
Dream - Sebagain besar masyarakat sudah mengenal makanan khas Thailand ini. Tom Yam, makanan asli Thailan ini memang memiliki citra rasa yang khas. Terbuat dari bahan seafood dan kuah asam yang sedap. Cocok jadi santapan siang hari.
Anda perlu mencoba variasi makanan yang sedap ini. Nasi goreng Tom Yam, bisa Anda sajikan untuk menu sarapan, makan siang hingga makan malam bersama keluarga.
Bahan yang dibutuhkan mudah didapat. Cara pembuatannya juga sederhana. Yuk ikuti langkah berikut ini;
Bahan:
800 g nasi putih dingin
4 sdm minyak goreng
4 siung bawang putih, cincang halus
6 buah cabai merah besar, potong-potong
150 g udang kupas
150 g jamur merang, belah-belah
2 sdm kecap ikan
daun ketumbar secukupnya
Bumbu halus:
8 buah bawang merah
4 buah cabai merah keriting
3 batang akar ketumbar
4 lembar daun jeruk
2 batang serai, ambil bagian putihnya
1 sdt terasi udang
1 sdt garam
Cara membuat:
1. Panaskan minyak goreng di dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum. Masukkan bumbu halus, aduk hingga aroma keluar, masukkan cabai rawit.
2. Masukkan udang dan jamur, aduk hingga udang berubah warna dan jamur matang, tambahkan kecap ikan, aduk.
3. Masukkan nasi, aduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata, nasi panas dan berasap, angkat.
4. Tata nasi di atas piring saji, taburi dengan daun ketumbar. Hidangkan selagi panas.
Selamat mencoba!
(Ism, sumber:vemale.com)
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


