4 Tanda Makanan Beku Sudah Tak Aman Tak Dikonsumsi

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 1 Desember 2022 19:48
4 Tanda Makanan Beku Sudah Tak Aman Tak Dikonsumsi
Demi alasan kesehatan, Sahabat Dream harus mengetahui tanda-tanda ini.

Dream - Freezer sangat berguna untuk menyimpan persediaan makanan atau menyimpan makanan sisa. Mesin pendingin ini menjadi penyelamat karena bisa menjaga kondisi makanan dengan baik meski dalam waktu yang lama.

Tapi tentu saja terdapat batasan kemampuan freezer untuk menjaga makanan tetap dalam kondisi terbaiknya. Lantas sampai kapan makanan di freezer sudah tidak layak untuk dikonsumsi?

Demi alasan kesehatan, Sahabat Dream harus mengetahui tanda-tanda makanan beku yang sudah tidak bisa dimasak dan dikonsumsi. Apa saja?

Kristal Es dalam Kemasan
Kristal es yang muncul pada kemasan menandakan molekul air dalam makanan telah keluar menuju bagian freezer yang lebih dingin. Hal ini bukan berarti makanan tidak sehat, hanya saja kualitas rasa pada makanan sudah berkurang. Pasalnya, ketika makanan kehilangan banyak kelembaban dapat berdampak negatif pada rasa dan teksturnya.

 

1 dari 4 halaman

Perubahan Warna

Perubahan warna menunjukkan makanan sudah tidak baik untuk dikonsumsi, terutama pada daging. Ketika daging mulai berubah warna menjadi keabu-abuan, itu menandakan sudah hampir tanggal kedaluwarsa. Begitu pula dengan sayuran, jika warnanya hilang maka sebaiknya jangan dikonsumsi.

Frozen food© Shutterstock

Terdapat Cairan Pada Daging
Jika daging yang disimpan di freezer menumpahkan cairan berwarna merah muda, itu tandanya daging tidak bisa dimakan lagi. Cairan berwarna kemerahan tersebut menunjukkan bahwa suhu freezer tidak stabil, dan daging sempat lunak sebelum akhirnya beku kembali.

Bau
Ketika makanan mengeluarkan bau tidak sedap, berarti makanan sudah tidak baik untuk dikonsumsi dan harus segera dibuang. Aroma tak sedap menandakan mulai terjadi pembusukan dan suhu pendingan tidak menjaga makanan dengan optimal. Sangat berbahaya jika makanan tetap dikonsumsi.

 

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: Times of India

2 dari 4 halaman

5 Kebiasaan yang Bikin Nutrisi Makanan Berkurang Drastis

Dream - Mengonsumsi makanan bernutrisi dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Namun, terdapat hal yang perlu diperhatikan selain bahan makanan itu sendiri, yaitu proses memasaknya.

Memasak makanan merupakan salah satu cara menikmati sajian secara mindful. Tahukah Sahabat Dream, kalau cara memasak yang salah dapat mengurangi nutrisi dari makanan itu sendiri?

Ada lima kebiasaan yang sering tak disadari yang membuat level nutrisi dalam makanan menurun drastis. Kamu wajib tahu.

© Dream

Mengonsumsi Makanan Beberapa Jam Setelah
Berdasarkan ilmu ayurveda, mengonsumsi makanan setelah 3 jam atau lebih dimasak tidak sehat, karena dapat menghilangkan tingkat nutrisi makanan tersebut. Mengonsumsi makanan cukup lama setelah dimasak dapat berdampak pada kesehatan pencernaan. Terdapat pengecualian, seperti makanan fermentasi, yang semakin lama justru akan meningkatkan bakteri baik.

 

3 dari 4 halaman

Tidak Menutup Makanan Segar

Makanan yang terpapar udara dan kelembapan dapat mengurangi nutrisi pada makanan serta rentan tumbuh bakteri dan patogen. Maka dari itu, selalu tutup makanan dengan plastik penutup makanan.

5 Trik Memasak yang Jarang Diketahui© MEN

Urutan Bumbu Masak
Memasukan bumbu dapur dengan urutan tertentu ternyata berpengaruh pada keberlangsungan makanan dan mengurangi nutrisinya. Hal tersebut karena adanya bumbu yang sensitif terhadap panas dan dapat melepaskan racun. Jadi, penting untuk menambahkan bumbu dengan urutan yang sesuai.

 

4 dari 4 halaman

Memotong Sayuran Beberapa Jam Sebelum Dimasak

Banyak orang memotong berbagai sayuran untuk disimpan dan dipakai di kemudian hari. Cara ini dapat menghemat banyak waktu dan memudahkan proses memasak. Memotong sayuran seperti ini dapat memicu bakteri dan patogen untuk berkembang biak, mengurangi nutrisi, serta mempercepat pembusukan.

Memasak Ternyata Bikin Tenang Secara Psikologis, Mengapa?© MEN

Terlalu Matang
Banyak yang mengira memasak bahan makanan dengan sangat matang dapat membunuh bakteri dan kuman yang ada di makanan tersebut. Hal ini dapat mengurangi nutrisi bahkan menghilangkan kalori.

 

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita/ Sumber: Times of India

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More