6 Jenis Makanan Lebaran yang jadi Pantangan Bagi Penderita Jantung

Reporter : Arini Saadah
Sabtu, 15 Mei 2021 14:01
6 Jenis Makanan Lebaran yang jadi Pantangan Bagi Penderita Jantung
Jenis makanan ini sebaiknya dihindari bagi penderita jantung.

Dream - Meskipun hari kemenangan sudah berlalu dua hari, bukan berarti Sahabat Dream bisa bebas mengonsumsi makanan apapun tanpa memerhatikan kesehatannya. Terlebih jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung.

Sakit jantung merupakan penyakit yang timbul di organ jantung. Biasanya masalah yang sering terjadi adalah penyumbatan pada pembuluh darah jantung atau disebut dengan penyakit jantung koroner.

Selain itu ada banyak masalah penyakit jantung lain seperti misalnya masalah katup, masalah detak jantung akibat gangguan kelistrikan jantung, pembengkakan jantung dan lainnya.

Sebagai penyakit berbahaya, para penderita jantung saat menikmati masa lebaran hendaknya lebih selektif mengonsumsi makanan-makanan berikut ini:

1 dari 6 halaman

Makanan dengan Kadar Garam Tinggi

Garam merupakan mineral kristal yang terbuat dari natrium dan klorida. Biasanya garam digunakan sebagai bumbu masakan, pengawet makanan serta penambah rasa, tekstur, dan warna makanan.

Kandungan natrium dan klorida dalam garam ini sangat bermanfaat untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh, mendukung kinerja dan fungsi saraf, serta mengendalikan kontraksi otot tubuh.

Akan tetapi manfaat garam untuk kesehatan tubuh baru bisa diperoleh jika kamu mengonsumsi garam dalam takaran yang sesuai, yaitu tidak lebih dari 1 sendok teh garam atau setara 1.500 miligram (mg) natrium tiap harinya.

Jika dikonsumsi berlebihan, garam bisa menyebabkan tekanan darah meningkat dan memicu hipertensi. Penyakit ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi, seperti stroke, hipertensi maligna, penyakit jantung, kerusakan ginjal, bahkan penyakit liver.

Contoh makanan dengan kadar garam tinggi di antaranya adalah camilan, makanan kaleng, sereal instan dan biskuit. Maka pantang bagi penderita jantung untuk mengonsumsi makanan tersebut.

2 dari 6 halaman

Makanan dengan Lemak Jenuh Tinggi

Ilustrasi© freepik.com

Lemak jenuh merupakan molekul lemak sederhana yang tidak memiliki ikatan rangkap dengan molekul karbon karena adanya molekul hidrogen yang menjadikannya jenuh. Biasanya, lemak jenuh berbentuk padat pada suhu kamar.

Mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Bahkan kemudian bisa meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke. Karenanya penting untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi ini.

Saat lebaran, makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi bisa ditemui dari daging merah, produk olahan susu, mayonaise, dan gorengan.

Maka pantang bagi penderita jantung untuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi tersebut.

3 dari 6 halaman

Makanan Tinggi Gula

Kue kering Lebaran klaksik, Nastar.© Shutterstock

Gula darah paling banyak dihasilkan dari makanan yang mengandung tinggi gula dan karbohidrat.

Gula dalam makanan bisa diserap langsung oleh usus dan menjadi gula darah. Sedangkan karbohidrat akan dipecah terlebih dahulu hingga menjadi bentuk yang lebih sederhana, yaitu gula, sebelum diserap usus ke dalam darah.

Makanan yang tinggi gula contohnya adalah roti putih, minuman berenergi, makanan cepat saji, desert yang manis. Jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung sebaiknya mengurangi makanan-makanan yang mengandung kadar gula tinggi.

4 dari 6 halaman

Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji memang mendatangkan kenikmatan yang berbeda. Akan tetapi di balik kelezatannya makanan cepat saji menyimpan banyak zat yang berbahaya. Terdapat kandungan lemak, gula dan karbohidrat yang mampu menyebabkan lonjakan gula darah dalam tubuh setelah dimakan.

Makanan Cepat Saji© Pexels.com

Selain itu makanan cepat saji juga mengandung kadar garam tinggi dan kadar lemak jenuh yang tinggi pula.

Jika sering dikonsumsi, makanan siap saji dapat menyebabkan peningkatkan berat badan dan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

5 dari 6 halaman

Kue Kering

Kue kering Lebaran klaksik, Kastengel.© Wikimedia

Saat lebaran pasti banyak kue kering tersaji di atas meja tamu. Tak dipungkiri bahwa kue kering adalah salah satu makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan bagi penderita jantung. Hal ini karena kandungan gula yang tinggi, yang bisa menyebabkan risiko peningkatan diabetes.

6 dari 6 halaman

Makanan dan Minuman Beralkohol

Selain meningkatkan risiko kematian, makanan dan minuman beralkohol dapat merusak organ hati atau liver. Organ ini berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan, menetralkan racun dalam darah, mengatur kadar gula dan kadar kolesterol dalam darah, membantu proses pembekuan darah, serta menghasilkan hormon.

Jika penderita jantung mengonsumsi makanan dan minuman beralkohol maka akan berisiko mengalami gangguan fungsi hati. Bukan hanya itu, bahaya minuman beralkohol juga akan meningkatkan risiko munculnya berbagai masalah kesehatan lain.

Saat lebaran memang identik dengan perayaan dan suka cita sehingga disediakan beragam makanan dan cemilan yang menggugah selera. Pada penderita penyakit jantung sendiri sebaiknya menghindari mengonsumsi makanan-makanan khas lebaran seperti opor ayam, rendang, sambal goreng dan kue-kue khas lebaran.

Jadi jika ingin mengonsumsi perlu dijaga jangan sampai berlebihan. Selain itu penting juga tetap mengonsumsi obat rutin sesuai anjuran dokter dan lakukan pemeriksaan kesehatan beberapa hari setelah lebaran untuk memastikan kondisi jantung tetap baik dan sehat.

 

Sumber: SehatQ, berbagai sumber.

Beri Komentar