8 Jenis Kacang-Kacangan yang Baik untuk Kesehatan

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Jumat, 5 Juni 2020 06:41
8 Jenis Kacang-Kacangan yang Baik untuk Kesehatan
Simak informasinya berikut ini

Dream - Kacang adalah salah satu pilihan camilan yang banyak kita jumpai. Selain rasanya yang enak, kacang juga ternyata dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Camilan seukuran gigitan ini adalah pembangkit nutrisi yang dikemas dengan lemak, vitamin, serat, dan protein.

Makanan jenis kacang-kacangan berguna untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan sangat baik dalam mengurangi risiko penyakit jantung.

Di Indonesia, jenis camilan kacang ini bisa dimakan langsung, maupun diolah menjadi makanan penggugah selera lainnya. Contohnya saja, seperti gado-gado, lotek, siomay, dan lain sebagainya.

Jika kamu adalah seorang penggemar camilan kacang, berikut Dream telah merangkumkan informasi mengenai berbagai jenis kacang-kacangan yang baik untuk kesehatan. Semoga bermanfaat!

1 dari 2 halaman

Kacang-kacangan yang Baik untuk Kesehatan

 Kacang Almond Memiliki Manfaat bagi Kesehatan© Pixabay.com

1. Kacang Almond

Kacang almond memiliki manfaat dapat membantu mengurangi kolesterol jahat, kolesterol total dan kolesterol teroksidasi, yang semuanya buruk bagi jantung.

Kacang almond juga cocok bagi kamu yang sedang berencana menurunkan berat badan karena kandungannya yang rendah kalori.

Hal ini akan membantu menurunkan tekanan darah pada orang yang kelebihan berat badan. Almomd memiliki kandungan sebesar 161 kalori yang mampu membantu bakteri usus yang bermanfaat, termasuk Bifidobacteria dan Lactobacillus.

2. Kacang Mete

Dengan mengonsumsi kacang mete, kamu dapat memperbaiki gejala sindrom metabolik. Sindrom metabolik adalah sekelompok gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan.

Gangguan itu meliputi peningkatan tekanan darah tinggi, penumpukan lemak di perut, serta kenaikan kadar gula darah, kolesterol, dan trigliserida.

Dalam sebuah studi ditemukan, diet dengan kalori 20 persen yang berasal dari kacang mete dapat meningkatkan tekanan darah pada orang dengan sindrom metabolik.

Padahal ditemukan, kacang mete tidak berpengaruh signifikan terhadap berat badan atau kadar gula darah. 

3. Hazelnut

Sama seperti kacang lainnya, hazelnut memiliki efek yang sangat baik pada penyakit jantung. Hazelnut membantu menurunkan peradangan dan mengurangi kadar trigliserida. Kacang ini juga membantu meningkatkan kadar vitamin E dalam darah seiring dengan penurunan kolesterol jahat.

4. Kacang Brazil

Kacang Brazil berasal dari pohon di Amazon dan sangat kaya akan selenium. Selenium adalah mineral yang bertindak sebagai antioksidan. Mineral ini digunakan untuk berbagai fungsi tubuh. 

Secara umum, mineral berguna untuk mempertahankan serta menjaga kesehatan tulang dan gigi, hingga pembentukan energi. Segenggam kacang Brazil akan memberi 100 persen dari asupan harian yang dibutuhkan untuk selenium. 

2 dari 2 halaman

Kacang-kacangan yang Baik untuk Kesehatan

 Ilustrasi Kacang Tanah © Pixabay.com

5. Kacang Kenari

Kacang kenari merupakan sumber asam lemak alfa-linolenat Omega-3 (ALA) yang sangat baik. Dengan mengonsumsi kacang kenari setiap hari, maka ia akan membantu mengurangi kolesterol jahat dan menjaga aliran darah melalui sistem peredaran darah.

Kacang kenari juga mampu membantu mengurangi peradangan, sehingga mencegah datangnya sejumlah penyakit. Menurut penelitian. kacang kenari juga memiliki efek menguntungkan bagi otak. Segenggam kenari mengandung 182 kalori.

6. Pistachio

Sama seperti kacang Almond, Pistachio juga kaya akan serat yang baik untuk kesehatan. Pistachio bermanfaat untuk membantu meningkatkan kadar kolesterol dengan mengurangi kolesterol jahat. Hal ini juga membantu dalam meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Selain itu, pistachio juga dapat meningkatkan tekanan darah, mengurangi berat badan dan status oksidatif. Stres oksidatif adalah tingkat darah dari bahan kimia teroksidasi yang dapat berkontribusi pada penyakit jantung. Segenggam pistachio mengandung sekitar 156 kalori.

7. Kacang Tanah

Kacang tanah memang lebih populer ditemukan di Indonesia. Kacang tanah bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan, seperti gado-gado, campuran kuah siomay, maupun hiasan pada kue kering.

Sebuah studi yang dilakukan pada 1,2 juta orang menemukan bahwa asupan kacang dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Studi lain menemukan bahwa wanita yang makan kacang lima kali seminggu memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Kondisi asma menjadi membaik pada anak-anak dan ibu yang makan kacang lebih dari sekali seminggu. Segenggam kacang tanah mengandung 176 kalori.

8. Kacang Verdict

Kacang Verdict memiliki berbagai macam nutrisi penting dan karenanya harus dimasukkan dalam makanan sehari-hari. Pastikan untuk memilih kacang yang dengan proses minimal dan tanpa tambahan lainnya. 

(Sumber Times of India)

Beri Komentar