AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Minyak Goreng (Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap kali kita menggoreng makanan apa pun, kerap muncul pertanyaan, haruskah minyak disimpan atau dibuang? Untuk menjawab pertanyaan tersebut penting untuk mengetahui fakta-fakta ini.
Penggunaan kembali minyak juga tergantung pada jenis dan suhu tempat minyak dipanaskan.
Para ahli merekomendasikan untuk memanaskan minyak olahan pada suhu tinggi, sementara minyak seperti minyak zaitun atau extra virgin dan minyak wijen tidak direkomendasikan digunakan pada suhu tinggi.
Penting diketahui, ketika menggoreng makanan apa pun, terjadi reaksi di mana protein dan karbohidrat dipecah yang menyebabkan warna kecokelatan dari makanan.
Proses memasak menghasilkan pembentukan radikal bebas dan penggunaan kembali minyak tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Minyak yang digunakan kembali juga dipercaya dapat menyebabkan atherosclerosis, penyakit yang menyebabkan lonjakan kolesterol jahat dalam tubuh.
Faktanya, minyak di rumah jauh lebih tidak sehat dibandingkan minyak yang digunakan di restoran.
Hal ini karena pengaturan panas minyak di rumah cenderung tak stabil. Cara terbaik untuk meningkatkan masa pakai minyak adalah dengan menggunakan termometer minyak.
Ini membantu mengetahui suhu yang tepat untuk menggunakan minyak dan kapan harus mematikan nyala api.
Tidak boleh menggunakan kembali minyak yang telah dipaparkan ke suhu yang sangat tinggi.

Menurut para ahli, minyak dapat dapat digunakan kembali hanya ketika partikel-partikel makanan kecil dihilangkan melalui saringan.
Termasuk jika minyak tidak terkena temperatur yang sangat tinggi. Pastikan minyak disimpan dengan benar dalam toples tertutup.
Jika minyak yang diawetkan berubah menjadi sangat tebal dan berwarna gelap, hindari menggunakannya.
(ism, Sumber: Times of India)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli