(c) Shutterstock
Mengerjakan apa pun dengan passion, bukan hanya memberikan hasil yang maksimal tapi juga memberikan kepuasaan dalam setiap prosesnya. Janice, salah satu seller yang bergabung dengan ManisdanSedap.com ini menyadari passion-nya sejak awal di bidang kuliner.
Berawal dari usaha sampingan saat kuliah, kini lulusan jurusan Nutrisi dan Teknologi Kuliner dari Unika Soegijapranata ini fokus ke baked goods di bawah nama Baked Semarang. Menawarkan produk sweet and savory, Janice yang memulai usaha kulinernya pada September 2019 ini melakukan eksperimen berkali-kali untuk menemukan proses pengolahan yang tepat, juga berkomitmen menggunakan bahan-bahan terbaik.
Ternyata, bukan hanya menunya saja, Janice sempat kesulitan menentukan nama usahanya yang menurutnya bisa menentukan sejauh mana perkembangannya. “ Melihat usahaku yang berfokus ke baked goods, aku tercetus ide nama Baked. Simple, mudah diingat, tapi juga sophisticated, in a way,” jelasnya. Ia pun memoles nama usaha kuliner dengan menyematkan daerah domisilinya, menjadi 'Baked Semarang'.

Menyadari ketertarikannya pada bidang kuliner, Janice terus menantang diri untuk terus belajar. Selain secara formal, ia pun terinspirasi oleh beberapa tokoh kuliner dunia seperti Gordon Ramsay, Christina Tosi, Graham Elliot, hingga Heston Blumenthal yang mendorongnya untuk terus mengeksplorasi hal-hal baru di bidang kuliner.
Ia pun mulai mencoba beberapa resep dari yang paling sederhana hingga yang tingkat kesulitannya lumayan tinggi. “ Lama-kelamaan aku mulai percaya diri untuk memperkenalkan hasil karyaku ke orang lain, karena aku ingin berbagi kebahagiaan yang aku rasain setelah menemukan produk yang sesuai dengan ekspektasiku. Nothing can beat the feeling of creating something that matches, or even exceeds the idea that I have in my head perfectly. Surprisingly, people love the products that I put out and I could not be happier,” jawabnya saat ditanya motivasi membangun usaha yang dimulainya sejak kuliah hingga sekarang.

Memulai bisnis kuliner dari nol, Janice mengaku tantangan membangun brand merupakan hal tersulit baginya. “ Butuh kesabaran, ketekunan, semangat, dan pantang menyerah, serta perlu banget mendapatkan kepercayaan konsumen,” jelasnya.
Namun pandemi yang menerpa setahun belakangan ini membawa tantangan tersendiri, terutama bagi pemilik bisnis seperti dirinya. Di satu sisi memberi kesempatan untuk berinovasi, tapi juga berdampak pada berubahnya prioritas konsumen. Belum lagi memenuhi keinginan konsumen yang kini cenderung memilih produk yang terjamin aman dan higienis.

Hingga kini, Baked Semarang sudah meluncurkan 20 produk. Selain menu signature Mocha Rum Roll Cake, ada juga beberapa menu favorit pelanggan seperti Soft Cookies, Portuguese Eggtart, Brownies, hingga Puding. Semuanya dibuat dengan sistem pre-order untuk menjamiin kualitasnya tetap fresh, tanpa bahan pengawet.
Ke depannya, Janice sudah memiliki beragam rencana untuk mengembangkan Baked Semarang. “ Membentuk team dan kitchen yang lebih besar, berkolaborasi dalam lebih banyak project dengan small business maupun brand ternama lainnya, juga merancang produk yang harapannya bisa jadi new favorite konsumen,” harap Janice.
ManisdanSedap.com hadir untuk mendukung mimpi pemilik UMKM seperti Janice untuk mengejar passion-nya. Platform ini bukan hanya memudahkan pembeli menemukan dan memesan menu PO dari berbagai daerah, tapi juga menjadi ‘etalase’ untuk memajang jualan mereka.
Menjadi bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network yang juga menaungi Liputan6.com, Merdeka.com, KapanLagi.com, Dream.co.id, Brilio.id, Fimela.com, Bola.com, Bola.net, dan Otosia.com, ManisdanSedap.com ini juga menambahkan fitur yang menghubungkan ke nomor Whatsapp Seller. Jadi, setelah klik beli via WA, pembeli bisa berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Mudah dan praktis jaring lebih banyak pembeli, saatnya gabung sekarang juga ke ManisdanSedap.com!
(KLY/Maretha Andriana)