Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Makan Ayam Goreng Di Tempat Wisata Kena Getok Hampir Rp1 Juta
Dream - Banyak kasus digetok warung makan di tempat wisata. Pengunjung harus membayar makanan dengan harga yang tidak wajar.
Pengakuan masyarakat korban warung makan di tempat wisata yang memasang harga tak wajar kali ini menimpa pria bernama Rudiman.
Saat liburan bersama teman di tempat wisata Situ Cileunca, Pangalengan, Jawa Barat, Rudi merasa digetok warung makan.
Bagaimana tidak? Saat makan ayam bakar di warung yang dimaksud, Rudi dan 5 temannya harus bayar hampir Rp1 juta.
Melalui postingan di Facebook, Rudi membagikan foto struk tagihan yang harus dibayar saat makan di sebuah warung di Situ Cileunca.
Terlihat dalam struk tagihan tersebut, Rudi memesan beberapa menu. Rudi dan temannya memesan 11 porsi ayam bakar dan goreng yang totalnya mencapai Rp440 ribu.
Kemudian ada 3 karedok seharga Rp75 ribu, 30 tahu dan tempe seharga Rp60 ribu. Rudi juga memesan 1/2 jengkol seharga Rp50 ribu, 6 ikan asin Rp90 ribu.
Untuk minumnya, Rudi dan teman-temannya memesan 5 butir kelapa seharga Rp125 ribu. Tak lupa dia juga menyewa 3 tikar seharga Rp75 ribu. Jadi, total yang dikeluarkan untuk semua pesanan tersebut sekitar Rp915 ribu.
Postingan Rudi ini pun diunggah ulang di berbagai media sosial hingga menjadi viral.
Banyak netizen yang menganggap harga untuk seporsi makanan dan minuman di warung itu tidak wajar.

Seperti harga ayam bakar dan ayam goreng yang seporsinya dibanderol Rp40 ribu. Begitu juga dengan kelapa yang dihargai Rp25 ribu per butirnya.
Lebih parah lagi adalah harga ikan asin yang bisa mencapai Rp15 ribu hanya untuk satu ekor saja.
Karena postingan harga makanan yang diposting Rudi viral dan bisa berdampak buruk pada usahanya, pemilik warung memberikan tanggapan.
Pemilik warung memberikan klarifikasi melalui unggahan di Facebook Abahnazeni yang dibagikan di Grup Pangalengan Lembur Kuring.
Menurut pemilik warung, wisatawan yang dimaksud tidak memesan makanan secara langsung. Wisatawan tersebut memesan melalui calo yang memang cukup banyak di tempat wisata Situ Cileunca.
" Kang Arip ini beli dari penjual jasa/calo. Kita buka ya harga standar jajanan warung/nasi yang ada di Situ Cileunca.
" Untuk harga makanan Rp25.000 per porsi. Daging+tahu+tempe+lalaban+sambel+kerupuk harga umum," tulis pemilik di Facebook.

Lebih lanjut, Abahnazeni juga menjelaskan bahwa harga kelapa sebenarnya adalah Rp15 ribu per butirnya.
Kasus ini sempat ramai hingga Abahnazeni berencana untuk menempuh jalur hukum jika Rudi tidak memberikan klarifikasi yang sejujurnya.
Sumber: Facebook
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya