Layak Dicoba, Redakan Level Stres dengan Teh Herbal Nikmat

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 5 Agustus 2021 06:35
Layak Dicoba, Redakan Level Stres dengan Teh Herbal Nikmat
Ganti kopi hitam dengan segelas teh herbal untuk asupan di pagi dan malam hari.

Dream – Tingkat stres selama pandemi tak dipungkiri begitu tinggi. Kita harus di rumah saja, bekerja lebih keras dalam situasi yang tak menentu, sementara harus menghadapi kecemasan karena virus Covid-19 yang bisa menulari kapan saja.

Bukan hanya kesehatan fisik yang perlu dijaga tapi juga kesehatan mental. Salah satu cara untuk menjaga mood dan perasaan lebih tenang dan sedikit menurunkan level stres, cobalah konsumsi teh herbal secara teratur.

Bukan hanya terbuat dari daun teh, tapi juga memiliki campuran herbal lain yang bisa menjaga vitalitas tubuh dan memicu rasa tenang. Teh yang terbuat dari ramuan herbal, memang dikenal sebagai asupan untuk meningkatkan kesehatan tubuh, otak dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak.

Dikutip dari Healthline.com, penelitian pada 2014 menunjukan bahwa teh herbal seperti ekstrak lemon dapat membantu menurutkan kadar kortisol (hormon stres pada tubuh.

Hal itu diperkuat oleh penelitian 2018 yang menuliskan, menghirup aroma teh saja, khususnya teh hitam, dapat membantu menurunkan tingkat stres berlebih. Juga bisa membuat suasana hati yang lebih tenang.

 

1 dari 5 halaman

Minuman teh herbal berikut bisa Sahabat Dream minum secara teratur. Berguna untuk redakan stres, tingkatkan imunitas, menjernihkan pikiran dan membantu menjaga kesehatan mental. Yuk simak.

Teh herbal© Shutterstock

1. Teh dengan ekstrak lemon
Teh dengan ekstrak lemon ini begitu segar dan menenangkan. Aromanya membuat rileks dan segar. Mampu membantu mengurangi tingkat stres berlebih.

2. Teh linden
Coba minum teh bunga linden. Teh satu ini bia membantun menurunkan level kecemasanmu. Biasanya dikemas dalam keadaan kering dan tinggal seduh. Minum saat pagi dan sore hari, sebaiknya tanpa gula.

3. Teh chamomile
Gangguan pencernaan memang sangat menganggu. Hal itu disebabkan karena metabolisme tubuh terhambat. Untuk mengatasinya kamu bisa mengkonsumsi teh chamomile. Bunga dari keluarga bunga matahari ini, dikenal dapat mengobati rasa sakit perut, dan juga sebagai obat penenang ringan.

 

2 dari 5 halaman

4. Teh rosemary
Rosemary dikenal sebagai bumbu untuk memasak, yang dipakai untuk meningkatkan aroma makanan. Saat dicampur dengan teh, bisa juga jadi asupan herbal kaya khasiat. Salah satunya dapat menyegarkan pikiran dan membantu melindungi dari penyakit Alzheimer (pikun). Rosemary merupakan tumbuhan herbal yang kaya antioksidan dan antibakteri.

Minum Teh Bunga, Bisa Manjakan Mata dan Tubuh© MEN

5. Teh lavender
Lavender sangat berguna untuk melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan mentalmu. Ekstrak lavender sering digunakan untuk relaksasi. Untuk hasil yang maksimal, kamu bisa meminumnya di pagi dan malam hari. Manfaat lain dari lavender adalah merelaksasi tubuh, menjernihkan pikiran, dan meredam kecemasanmu, serta membuat kualitas tidurmu menjadi lebih baik.

6. Teh mawar
Jika kamu mengunakan obat pereda nyeri saat haid, mungkin mulai saat ini kamu bisa mengurangi penggunaanya. Kamu bisa menggantinya dengan minum teh mawar.
Sebuah studi 2005 pada 130 remaja perempuan menemukan kalau teh mawar dapat menjadi penawar rasa sakit pada nyeri haid. Senyawa lain pada bunga mawar juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

7. Teh melati
Bagi para pecinta teh, pasti tidak asing lagi dengan teh melati. Khasiatnya yang berlimpah, ternyata juga baik diminum saat sebelum tidur. Senyawa neurotransmitter di dalam bunga melati, akan membantu mengobati insomniamu, karena akan mengendurkan saraf dan mengurasi rasa cemas. Jika ingin meminum teh ini di malam hari, pastikan teh yang diminum bebas dari kafein.

Laporan : Delfina Rahmadhani

3 dari 5 halaman

3 Jenis Teh Unik yang Bikin Penasaran, Sudah Pernah Coba?

Dream - Bosan minum teh hijau atau hitam biasa? Mungkin saatnya Sahabat Dream coba meminum teh jenis lain yang cukup unik. Teh ini cukup populer di kalangan pecinta teh.

Bahan dan perpaduannya cukup unik. Begitu pula rasanya. Tak semua kedai teh menjualnya, tapi jika menemukannya dijual online atau ada yang menjualnya langsung, cobalah untuk menyeduh dan nikmati tiap tegukannya.

Apa saja teh jenis tersebut?


Kukicha

Teh Kukicha© Shutterstock

Kukicha sebenarnya merupakan produk sampingan dari produksi teh. Tidak seperti produk sampingan lain yang kebanyakan berakhir di kantong teh, kukicha adalah daun teh dari kualitas premium. Bisa dibuat dari daun teh bancha, sencha, kabusecha, gyokuro dan matcha, bisa juga berwarna hijau atau dipanggang bahkan dicampur dengan bubuk teh matcha. Kukicha mengandung batang dan tangkai, dan mungkin memiliki beberapa partikel daun yang lebih kecil juga.

 

4 dari 5 halaman

Purple tea

Purple tea adalah jenis teh khusus yang diproduksi oleh sejumlah kecil perkebunan teh, kebanyakan di Kenya. Meskipun unik, ini bukanlah kategori terpisah. Ungu menggambarkan tanaman teh, bukan jenis teh yang akan dibuatnya. Oleh karena itu, ada teh ungu hitam, hijau atau oolong. Tidak hanya Kenya yang menghasilkan teh ungu; Cina, Jepang, dan India juga memiliki teh ungu mereka sendiri, tetapi Kenya masih menjadi produsen utama jenis ini.

Teh ungu© Shutterstock

Hal yang membuatnya istimewa adalah rasanya, daun teh mentah yang indah dengan rona keunguan, dan konon, beberapa manfaat kesehatan tambahan dibandingkan dengan teh hijau biasa. Teh ungu mengandung pigmen yang disebut antosianin yang dapat memberikan manfaat antioksidan, imunostimulan, dan antikanker. Antosianin juga bermanfaat dalam melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif.

 

5 dari 5 halaman

Rooibos hijau

Teh Rooibos Hijau© Shutterstock

Teh rooibos merah mungkin sering ditemui. Ada juga jenis teh rooibos hijau yang rasanya lebih lembut, lebih ringan, halus dan manis dan tidak pahit. Tidak seperti rooibos merah, rooibos hijau tidak difermentasi. Keduanya diproduksi secara eksklusif di Afrika Selatan. Rooibos hijau memiliki lebih banyak antioksidan] daripada yang merah, dan juga bebas kafein.

Sumber: simplelooseleaf

Beri Komentar