Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mentega. (Source: Pexels)
Dream - Walau semakin banyak orang yang memiliki pengetahuan di bidang kuliner. Tapi, tidak sedikit orang yang masih bingung membedakan margarin dan mentega.
Pasalnya, keduanya memiliki bentuk yang serupa. Padahal, keduanya memiliki bahan dasar dan fungsi yang berbeda.
Lalu, bagaimana cara mengetahui perbedaannya? Berikut perbedaan margarin dan mentega menurut Food Content Creator, Amelia Chuatan.

Foto: Pexels
Jika bingung membedakan mentega dan margarin setelah keduanya dibuka dari kemasan, kamu bisa melihat warnanya. Mentega berwarna lebih pucat. Sedangkan, margarin berwarna lebih gelap atau kuning.
Bahan dasar keduanya juga berbeda. Mentega dibuat dari lemak hewani atau susu dan memiliki lemak jenuh tinggi. Sementara margarin terbuat dari lemak nabati, yaitu minyak kelapa dan memiliki lemak jenuh rendah.
Tekstur
Bahan dasar serta kandungan lemak yang berbeda membuat keduanya memiliki perbedaan tekstur. Margarin cenderung lebih padat dan bisa bertahan lama jika disimpan di suhu ruang. Sedangkan mentega memiliki tekstur lebih lembut dan cepat meleleh di suhu ruang.
Mentega lebih cepat meleleh ketika dipanaskan dibandingkan margarin. Margarin memiliki titik leleh di suhu 37-42 derajat celsius. Sementara mentega meleleh di suhu 33-35 derajat celsius.
Hasilnya Pada Kue Kering

Foto: Pexels
Jika menggunakan margarin saat membuat kue kering, teksturnya akan lebih kokoh, padat, serta tidak lumer di mulut. Sementara mentega akan membuat tekstur kue lebih rapuh, renyah, dan lumer di mulut. Rasa dan aroma kue kering yang menggunakan mentega juga lebih lezat serta harum.

Foto: Pexels
Membuat kue bolu menggunakan mentega akan membuat pori-porinya lebih kecil, teksturnya lebih halus dan lembut, serta aromanya lebih wangi. Namun jika menggunakan margarin, pori-porinya agak besar, teksturnya lebih crumbly, dan aromanya tidak terlalu kuat.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire