Mengenal Kolang-Kaling, si Kenyal Berbentuk Lonjong

Reporter : Ervina
Rabu, 23 Juli 2014 16:00
Mengenal Kolang-Kaling, si Kenyal Berbentuk Lonjong
Kolang-kaling bertekstur kenyal berwarna putih transparan dengan bentuk lonjong merupakan ciri khas utama kolang-kaling. Kolang-kaling merupakan hasil panen dari biji pohon aren atau pohon enau.

Dream - Kolang-kaling atau dikenal juga dengan sebutan buah atap identik dengan kehadiran bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. Meski bukan makanan khas, namun kolang-kaling banyak dimanfaatkan di dua bulan Islam tersebut secara maksimal di Indonesia.

Bentuknya yang kenyal berwarna putih transparan dengan bentuk lonjong merupakan ciri khas utama kolang-kaling. Kolang-kaling merupakan hasil panen dari biji pohon arena atau pohon enau.

Sebelum bisa berbentuk seperti yang banyak ditemui di pasaran, kolang-kaling berbentuk pipih dan bergetah. Setelah dipanen, buah enau muda akan memasuki tahap pembakaran untuk memudahkan memisahkan kulit dan biji buah.

Tahap berikutnya dilanjutkan dengan mengupas dan melepaskan inti biji (endosperma) dari kulit buah. Pada tahap ini kolang-kaling akan direbus kemudian direndam dengan larutan air kapur selama beberapa hari.

Proses fermentasi ini yang akan menghasilkan warna putih bening dan bentuk lonjong. Petani kolang-kaling akan memukul inti buah enau untuk mendapatkan bentuk buah yang lonjong.

Pada bulan Ramadan, kolang-kaling banyak diolah menjadi pendamping kolak atau es campur. Sementara jelang Lebaran, buah bertekstrur kenyal ini kerap diolah menjadi manisan yang dibuat dalam warna warni terang untuk menggugah selera.

(dari berbagai sumber)

Beri Komentar