Tragis! Celana Terlalu Ketat, Si Atlet Tewas Saat Salto Maut

Reporter : Idho Rahaldi
Sabtu, 19 Agustus 2017 15:02
Tragis! Celana Terlalu Ketat, Si Atlet Tewas Saat Salto Maut
Dia kemudian dinyatakan meninggal karena luka-lukanya saat tiba di rumah sakit....

Dream - Juara binaragawan Afrika Selatan meninggal setelah mengalami kecelakaan maut saat mencoba melakukan salto belakang atau backflip.

Menurut stomp.straitstimes.com, akibat aksinya yang gagal itu, Sifiso Lungelo Thabete mengalami patah leher. Dia kemudian dinyatakan meninggal karena luka-lukanya saat tiba di rumah sakit.

Dalam sebuah video, Sifiso terlihat berjalan menuju arena ketika namanya diumumkan. Dia kemudian berlari kecil sementara penonton bersorak-sorai menyambutnya.

Setelah itu, atlet berusia 23 tahun tersebut melompat dan mencoba melakukan backflip. 

Binaragawan Tewas

Namun semua penonton terkejut saat di atlet.....

1 dari 1 halaman

Mengapa Celana Ketat Disalahkan

Mengapa Celana Ketat Disalahkan © Dream

Alih-alih mendarat di atas kakinya, dia mendarat di atas kepala dengan kekuatan yang cukup besar.

Sifiso kemudian terlihat tak bergerak dan petugas pun bergegas untuk memeriksanya.

Beberapa orang mencoba untuk memberikan bantuan. Tapi sang atlet belum juga sadar.

Setelah kematian Sifiso yang tragis itu, asosiasi binaraga setempat mengungkapkan rasa prihatin dan sedihnya.

" Kami menduga dia tergelincir atau tidak mendapatkan momentum yang tepat saat mendarat karena memakai celana terlalu ketat," kata Wayne Price, Presiden Eksekutif Persatuan Binaraga Afrika Selatan.

Sifiso sebelumnya dilaporkan mempunyai potensi cerah di dunia binaraga. Dia bahkan pernah menjadi juara dunia binaragawan junior untuk kategori di bawah 75 kg.