Iqbaal Ramadhan: Starling Apa sih?

Reporter : Cynthia Amanda Male
Rabu, 10 Juli 2019 14:13
Iqbaal Ramadhan: Starling Apa sih?
Sering mencoba berbagai jenis kopi, tidak membuat artis bernama lengkap Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan itu familiar dengan istilah starling.

Dream - Kopi sudah jadi gaya hidup banyak orang. Termasuk aktor kondang Iqbaal Ramadhan.

Pemeran Dilan dalam film Dilan 1990 dan 1991 ini mengaku mengonsumsi segelas kopi setiap pagi atau siang hari. Terutama sejak menempuh pendidikan di Amerika pada 2016 sampai saat ini pindah ke Australia.

Bangun tidur itu ngopi atau biasanya siang jam 1, setelah makan. Kopi tuh jadi kayak minuman sehari-hari. Apalagi, Melbourne surganya kopi,” ujar aktor 19 tahun itu saat peluncuran brand kopi, Caffino di Kemang, Jakarta Selatan, kemarin.

Kopi yang jadi favoritnya adalah latte,. " Aku suka latte dari 2016. Latte nggak pernah salah. Di Melbourne ada yang namanya Magic, semacam latte gitu," tambah pemeran Minke di Bumi Manusia ini. 

 Iqbaal Ramadhan

Sering mencoba berbagai jenis kopi, tidak membuat artis bernama lengkap Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan itu familiar dengan istilah starling.

Lantas, ia pun menanyakan arti dari istilah tersebut.

“ Starling apa sih? Starbucks Keliling? Maksudnya yang jualan minuman di sepeda? Yang ada termos air panasnya itu?” tanyanya sambil tertawa lebar.

Meski sempat tidak tahu istilah tersebut, mantan personel Coboy Junior ini mengaku pernah membelinya.

“ Harusnya pernah sih. Pasti pernah, tapi nggak inget kapan,” jelas pria kelahiran Surabaya, 28 Desember 1999 itu.

Selain mengonsumsi kopi yang ada di coffee shop, Iqbaal pun kerap membuat kopinya sendiri dengan alat french press di rumahnya.

You always make time for coffee. Kalau bisa bikin sendiri ya bikin sendiri. Kecuali kalau lagi di luar rumah,” tutupnya. (ism)

1 dari 5 halaman

Kebiasaan Iqbaal Ramadhan yang Membantunya Raih Double Degree

Dream - Berkesempatan kuliah di luar negeri merupakan kesempatan emas bagi setiap orang. Namun, tidak semua orang bisa memanfaatkannya dengan baik.

Beruntung bagi mantan personel Coboy Junior, Iqbaal Ramadhan yang berhasil menyelesaikan 6 bulan pertama kuliah di Melbourne, Autralia.

Tidak hanya menjalaninya dengan lancar, Iqbaal juga berhasil mendapat credit point yang cukup untuk mengambil double degree. Pria 19 tahun ini mengakui pencapaiannya itu salah satunya diraih karena kebiasaannya minum kopi yang membuatnya matanya selalu melek.

" Kuliahnya lancar. Terima kasih pada kopi yang sudah menemani hari-hari saya. Jadi, saya punya credit point yang cukup untuk mengambil double degree," kata pemeran utama film Bumi Manusia ini di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa 9 Juli 2019.

  Iqbaal Ramadhan

Penyanyi yang kuliah di jurusan Media Komunikasi ini mengaku meminum segelas kopi hangat di pagi maupun siang hari.

"  Bangun tidur itu ngopi. Lebih baik nggak breakfast daripada nggak minum kopi hangat, biar melek. Atau siang jam 1, setelah makan siang," katanya.

Pemeran Dilan ini mulai menyukai kopi sejak tinggal di Amerika. Sampai berkuliah di Australia, ia mulai tertarik untuk mengetahui lebih jauh soal kopi dan menjadi barista seperti beberapa temannya.

" Sejak ke US di tahun 2016, aku mulai suka kopi latte. Latte itu nggak pernah salah. Apalagi, di Melbourne budaya kopinya kental banget. Aku jadi tertarik cari tahu cara bikin kopi yang otentik," ujar Iqbaal.

  Iqbaal Ramadhan

Kecintaannya pada kopi tidak hanya dialami di luar negeri. Di rumah pun Iqbaal memiliki alat french press untuk membuat kopi sendiri. Bahkan jika mendapat kesempatan, Iqbaal ingin membuka coffee shop pribadi.

" Nggak menutup kemungkinan sih untuk buka coffee shop. Pastinya, yang nggak ada wifi supaya nggak pada main handphone," tutupnya sambil tertawa.

2 dari 5 halaman

Iqbaal Ramadhan Ingin Punya Media dan Bikin MTV Model Baru

Dream - Berkuliah di luar negeri membutuhkan usaha ekstra. Apalagi jika berkuliah sambil bekerja seperti yang dialami Iqbaal Ramadhan.

Namun, di tengah kesibukannya sebagai aktor dan penyanyi, ia berhasil melalui semester pertamanya selama berkuliah di Melbourne, Australia.

" Sekarang ini lagi sibuk kuliah di Melbourne dan baru selesai enam bulan pertama. Cukup menyita waktu juga, karena harus syuting Bumi Manusia yang akan segera keluar dan mau rilis album," kata pemeran utama Dilan ini di Kemang, JakartaSelatan, Selasa 9 Juli 2019.

Meskipun memiliki banyak kesibukan, pelantun Rindu Sendiri ini mengaku bahwa sekolah, akting, dan bermusik, merupakan hal yang mampu membentuknya menjadi diri sendiri.

  Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan

Karena ketekunan menggeluti tiga bidang itu, Iqbaal masih bisa berprestasi dan mendapatkan credit point yang cukup untuk mengambil double degree.

Hingga kini, mantan personel CJR itu ingin terus berkarya dan menyalurkan bakatnya. Selain itu, penyanyi yang lahir di Surabaya ini ingin memiliki yayasa pendidikan dan media online.

" Kedepannya, aku pengin banget bikin yayasan untuk beasiswa S1. Rasanya, aku butuh give back ke Indonesia setelah berpendidikan di luar negeri. Aku juga bermimpi bikin media online untuk bikin new culture. Ingin mengangkat musik Indonesia seperti MTV dulu," tutup penyanyi 19 tahun ini.

3 dari 5 halaman

Iqbaal Ramadhan Mengaku Tak Jago Gombal

Dream - Selama berperan sebagai Dilan, Iqbaal Ramadhan kerap melontarkan 'gombalan maut' kepada Vanesha Prescilla yang memerankan karakter Milea. Akting keduanya sukses bikin penonton terbawa perasaan alias baper.

Namun tak disangka, aktor berusa 19 tahun itu sebenarnya tidak pandai menggoda. " Iqbaal tidak gombal, tapi Dilan pintar sekali memainkan kata-kata," kata Iqbaal dalam acara gala premiere Dilan 1991, di Cihampelas Walk Mall, Bandung, Minggu kemarin.

Mantan personel Coboy Junior itu mengaku harus membuang kepribadiannya sebagai Iqbaal demi berperan sebagai Dilan.

    Pemain Dilan 1991

" Dilan yang berbicara. Jadi enggak canggung, enggak cringe ketika melakukan itu (gombal) ke Milea karena itu Dilan yang ngomong," ujarnya.

Tak hanya belajar menggombal, Iqbaal mengaku harus berani naik motor. Ia berlatih agar mampu terlihat gagah ketika membawa motor CB100 yang ikonik.

Padahal, ada pengalaman tak menyenangkan yang dialaminya beberapa tahun silam.

 

4 dari 5 halaman

Saat Karier Meroket, Iqbaal Ramadhan Malah Tinggalkan Indonesia

Dream - Iqbaal Ramadhan tengah bersiap meninggalkan Indonesia. Mulai bulan depan, pemeran Dilan itu akan melanjutkan pendidikannya di Monash University, Melbourne, Australia.

Meski tengah sibuk melakukan promo film Dilan 1991, Iqbaal tetap mempersiapkan rencananya ke negeri Kanguru itu dengan matang.

" Persiapkan mental, persiapkan diri supaya serius dan fokus belajar aja dan lulus tepat pada waktunya," kata Iqbaal sdi kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 9 Februari 2019.

 Iqbaal Ramadhan

Iqbaal memilih Monash University di Melbourne karena perguruan tinggi itu memiliki salah satu jurusan media komunikasi yang bagus. Jurusan itulah yang diambilnya.

" Gue selalu ingin ke Australi sih, gue selalu cinta sama Melbourne sih terus dia punya program Komunikasi yang bagus sih," ujar mantan personel CJR tersebut.

Dia mengaku tak masalah harus menempuh pendidikan di luar negeri di tengah karier akting yang melambung. Menurut dia, pendidikan adalah prioritas hidupnya.

"  Pendidikan selalu jadi nomor satu buat gue dan selagi kerjaan masih bisa di-handle, kenapa enggak," tutur Iqbaal. 

5 dari 5 halaman

Dukung RUU Musik, Iqbaal Ramadhan: Ingin KTP Ditulis Musisi

Dream - Iqbaal Ramadhan menyayangkan terjadinya kontroversi dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Permusikan. Menurut dia, RUU ini bertujuan baik, untuk memperbaiki taraf hidup para musisi di Indonesia.

" Tapi malah banyak yang menganggap bahwa RUU Musisi ini salah, padahal ini baru rancangan dan masih bisa dibicarakan," kata Iqbaal di Jakarta, Sabtu 9 Februari 2019.

Menurut mantan personel boyband CJR ini, di dalam RUU Permusikan juga terdapat pasal-pasal yang menguntungkan para Musisi. Misalnya, kata dia, hak-hak kru yang selama ini diabaikan. " Dan hak cipta sebagai musisi," tambah pemeran Dilan tersebut.

 Iqbaal Ramadhan

Memang, tambah dia, penolakan terhadap RUU Permusikan itu dipicu penilaian tentang potensi hilangnya kebebasan para musisi, seperti hilangnya kebebasan berpendapat. Namun Iqbaal percaya bahwa RUU ini masih bisa dibicarakan secara baik-baik

" Saya percaya RUU Permusikan dirancang untuk sesuatu yang baik untuk seluruh musisi, karena saya juga berkarya sebagai musisi," kata dia.

Iqbaal ingin para musisi di Tanah Air punya pengakuan dalam ketatanegaraan Indonesia. " Saya mau di KTP nanti ditulisnya bukan hanya pekerja seniman, saya mau KTP saya ditulis musisi, aktor, karena ruang lingkup seniman itu cukup luas," kata dia.

Laporan: Tri Yuniwati Lestari 

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting