Alhamdulillah, Jatah Makan Jemaah Haji Naik Jadi 24 Kali

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 9 Agustus 2016 14:16
Alhamdulillah, Jatah Makan Jemaah Haji Naik Jadi 24 Kali
Sebelumnya, fasilitas jatah makan jemaah haji hanya diberikan sebanyak 15 kali. Akibatnya banyak jemaah terpaksa membeli atau memasak makanan.

Dream - Pemerintah terus berupaya memperbaiki layanan haji. Salah satunya dengan menambah jumlah jatah makanan bagi para jemaah selama selama di Madinah.

" Tahun ini akan mendapat konsumsi sebanyak 24 kali dalam rentan waktu 12 hari selama di Mekah, dan dapat makan dua kali sehari (di Madinah)," ucap Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Asrama Haji Jakarta Timur, Selasa, 9 Agustus 2016.

Lukman memastikan konsumsi yang didapat oleh para jamaah telah memenuhi gizi dan nutrisi yang baik. Diharapan asupan makanan ini bisa membantu kondisi jemaah tetap prima meski dalam cuaca panas.

Sebelumnya, fasilitas jatah makan jemaah haji hanya diberikan sebanyak 15 kali. Akibatnya, banyak dari jemaah yang terpaksa makan dengan cara membeli atau memasak sendiri.

Selain fasilitas makanan, Lukman berujar, pihaknya telah melakukan upgrade transportasi yang akan mengangkut rombongan jamaah dari Mekah ke Madinah dan sebaliknya.

" Upgrade transportasi, khususnya untuk melayani rute Mekah ke Madinah dan sebaliknya. Insya Allah kendala mogok, AC mati tidak ada lagi karena sudah di-upgrade," ujar Lukman.

Selain melakukan perbaikan, Kemenag juga tetap mempertahankan fasilitas yang sudah memenuhi standar kenyamanan. Salah satunya seperti penginapan untuk para jemaah.

" Yang sudah baik kita pertahankan, seperti hotel, dan hotel kita itu setara bintang tiga, bahkan ada juga yang bintang 4 dan 5," kata Lukman.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil mengatakan para jemaah mendapat uang saku sebesar 1.500 riyal, setara Rp5,2 juta. Dia berpesan agar uang tersebut digunakan untuk biaya hidup selama di Mekah.

" Ini supaya digunakan sebaik-baiknya. Insya Allah dengan 1.500 Riyal, cukup untuk konsumsi. Insya Allah berkah," kata Djamil, dikutip dari kemenag.go.id.

Beri Komentar