Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Era terburuk industri penerbangan komersial pada 2014 menyadarkan para pemimpin otoritas penerbangan internasional. Menggelar pertemuan di Montreal, Kanada, para penjaga keselamatan pesawat di angkasa ini merumuskan standar baru keamanan penerbangan.
Upaya untuk mengadopsi standar baru dalam melacak penerbangan global dan kerja sama antarnegara terkait terbang di zona konflik akan mendominasi pertemuan yang digelar sejak 2 Februari hingga 5 Februari itu.
Agar tak terbentur pada konflik kepentingan, para pengambil keputusan dan pejabat dalam pertemuan diimbau agar bisa menyeimbangkan kepentingan politik dan masalah anggaran maskapai yang keuangannya terganggu.
" Masalah seperti larangan terbang di atas zona konflik hanya bisa diatasi pada tingkat global atau regional," ujar Direktur Eksekutif Badan Keselamatan Penerbangan Eropa Patrick Ky seperti dikutip laman Arabnews, Selasa, 3 Februari 2015.
Dia menambahkan, sistem peraturan penerbangan global yang baru diharapkan bisa memberikan rekomendasi bagi perbaikan keamanan yang dibuat oleh penyelidik kecelakaan.
Meski data statistik menunjukkan moda angkutan udara lebih aman dari jenis transportasi lain, namun sudah 924 orang tewas akibat kecelakaan pesawat pada 2014. Suatu jumlah kecelakaan terburuk sejak 2005.
Pada pertemuan pekan depan itu, diharapkan pesawat komersial bisa mengirim sinyal pelacak secara teratur saat terbang dalam keadaan normal dan semakin cepat saat terjadi masalah.
Pesawat juga diharapkan bisa melontarkan kota hitam (black box) begitu terjadi kecelakaan agar nanti mudah ditemukan dan penyebab kecelakaan bisa segera diungkap.
Namun pada bulan Desember lalu, International Air Transport Association, yang mewakili sekitar 200 maskapai penerbangan, menolak seruan komite yang dibentuk Organisasi Penerbangan Sipil International (ICAO) untuk memasang sistem tersebut.
Masalah sinyal pelacak, sikap maskapai penerbangan terbelah. Sebagian keberatan dengan tingginya biaya pemasangan sistem baru tersebut. Sementara yang lain mengatakan akan melakukan lobi di sela-sela pertemuan tersebut.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012