3 Miliarder Ini Dulunya Buruh Pabrik

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 3 Mei 2018 15:12
3 Miliarder Ini Dulunya Buruh Pabrik
Siapa saja mereka?

Dream – Menjadi buruh pabrik tidak berarti kehilangan harapan untuk menjadi lebih sukses. Ada sebagian buruh pabrik yang berhasil membalikkan nasib menjadi lebih baik.

Malah, ada bekas buruh pabrik yang berhasil menjadi orang terkaya di dunia. Dilansir dari Liputan6.com, Kamis 3 Mei 2018, bekas buruh pabrik yang sukses pertama adalah Leonardo Del Vecchio.

Pria ini dibesarkan di panti asuhan. Supaya bisa mandiri secara finansial, Del Veccio memutuskan untuk bekerja di pabrik.

Sayangnya, di sana, dia harus kehilangan jarinya karena kecelakaan kerja. Anak sulung dari lima bersaudra ini bekerja di pabrik pembuatan bingkai kaca mata.

Leonardo Del Veccio© Wikipedia

Di usia 23 tahun, dia membuka gerai pembuatan kaca mata sendiri. Kini, bisnisnya berubah menjadi produsen kaca mata terbesar di dunia, Luxoticca. Del Vecchio menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan harta US$22,5 miliar (Rp314,25 triliun).

Kedua, Li Kashing.

Miliarder Hong Kong menjadi tulang punggung keluarga sejak berusia 13 tahun. Ayahnya meninggal karena penyakit TBC. Selama bekerja, Li memberikan 90 persen gaji untuk sang ibu. Keberhasilan dalam mencari nafkah untuk keluarga mengajarinya tentang nilai social dan sikap dermawan.

Li Kashing© Business Insider

Pada tahun 1950, Li Kashing ingin keluar dari jerat kemiskinan. Dia pun membuka usahanya sendiri, yaitu Cheung Kong Industries. Berkat bisnis dan kerja kerasnya, Li menjadi orang terkaya di Asia dengan harta US$34,5 miliar (Rp481,89 triliun).

Ketiga, Zhou Qunfei.

Wanita ini lahir di Hunan, Tiongkok. Ibunya meninggal dunia ketika Zhou berusia lima tahun, sementara ayahnya lumpuh karena kecelakaan pabrik. Kemudian, dia membantu keluarga dengan beternak babi dan bebek.

Zhou Qunfei© CNBC

Pada 1993, Zhou bekerja di pabrik pembuatan lensa. Situasinya tak membaik karena dia bekerja di pabrik yang buruk. Setelah mendapatkan promosi, Zhou mengumpulkan uang US$3 ribu untuk membuka toko kaca jam bersama saudara-saudaranya. Dia menjadi salah satu wanita terkaya di dunia dengan total kekayaan mencapai US$7,1 miliar (Rp99,17 triliun). 

(ism, Sumber: Liputan6.com/Siska Amelie F. Deil)

Beri Komentar