Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Meskipun memiliki pangsa pasar kecil dalam sistem keuangan global, industri keuangan syariah diakui telah berkembang pesat. Tingkat pertumbuhan tahunannya mencapai 10 sampai 15 persen selama satu dekade terakhir.
Aset keuangan syariah saat ini diperkirakan mendekati US$ 2 triliun, dibandingkan sekitar US$ 200 miliar pada akhir 1990-an. Banyak negara telah merangkul industri keuangan syariah, termasuk Bahrain, Brunei Darussalam, Indonesia, Republik Islam Iran, Malaysia, Pakistan, Sudan, dan Uni Emirat Arab.
Minat di industri keuangan syariah juga mulai muncul dari negara-negara non-Muslim misalnya, Inggris, Hong Kong, Tiongkok, Luksemburg dan Afrika Selatan.
Gloria Grandolini, Senior Director of Finance & Market Global Practice dari World Bank Group seperti dikutip Dream dari laman huffingtonpost.com, Senin, 25 Mei 2015 mengatakan fenomena ini membuktikan keuangan syariah kini telah memasuki arus utama keuangan global.
Menurut Gloria booming bisnis keuangan syariah di dunia dikarenakan prinsip-prinsip keuangan syariah mengikuti praktek-praktek terbaik tentang keuangan yang berasal dari akal sehat. Keunggulan inilah yang menambah daya tarik.
Fitur-fitur yang membedakan keuangan syariah dari sistem konvensional di antaranya, larangan untuk mengambil dan memberikan bunga, menonjolkan pembagian keuntungan dan kerugian secara adil, larangan melakukan bisnis yang tidak transparan, mengharuskan transaksi dengan jaminan aset yang nyata, mengutamakan tanggung jawab sosial dan keuangan yang penuh etika.
Keuangan syariah tidak hanya mendapatkan pengakuan yang lebih luas di pasar keuangan, namun juga menjadi " alternatif" sumber pendanaan yang layak untuk mengatasi tantangan perkembangan keuangan yang penuh tekanan, menghilangkan kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran bersama di negara berkembang dan negara dengan ekonomi maju.
Gloria menilai setidaknya ada tiga alasan pemicu booming keuangan syariah. Pertama, keuangan syariah dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembangunan ekonomi, mengingat ada hubungan langsung ke aset fisik dan ekonomi riil.
" Pembagian keuntungan dan kerugian secara adil mendorong penyediaan dukungan keuangan untuk usaha produktif yang dapat meningkatkan output dan menciptakan lapangan kerja," katanya.
Kedua, dengan memperluas jangkauan dan produk, keuangan syariah dapat membantu meningkatkan akses keuangan dan mendorong masuknya orang-orang yang kini tersingkirkan dari jasa keuangan. Khususnya, keuangan syariah menekankan pembiayaan model kemitraan, yang bisa meningkatkan akses orang miskin dan usaha kecil mendapatkan modal.
Pemicu ketiga adalah keuangan syariah membantu memperkuat stabilitas keuangan. Sejumlah bukti empiris menunjukan lembaga keuangan syariah lebih tahan terhadap guncangan yang tak terduga, sehingga berkontribusi terhadap stabilitas keuangan secara keseluruhan.
Meskipun dalam beberapa tahun ini pertumbuhan keuangan syariah cepat dan memiliki potensi yang jelas untuk pembiayaan pembangunan, harus diakui bahwa keuangan syariah masih dalam tahap awal pengembangan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya