3 Kesepakatan BI dan PBNU dalam Mengakselerasi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Reporter : Editor Dream.co.id
Selasa, 6 Desember 2022 06:36
3 Kesepakatan BI dan PBNU dalam Mengakselerasi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah
BI dan PBNU menyepakati tiga poin kerja sama dalam mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Dream - Bank Indonesia (BI) menggandeng Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) dalam upayanya mengeakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang disepakati kedua pihak.

Dalam penandatangan Nota Kesepahaman yang ditandatangani di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Senin, 5 Desember 2022, Gubernur BI Perry Warjiyo menilai bank sentral memandang penting kerja sama dengan unsur organisasi masyarakat (Ormas) seperti NU.

" Kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen kedua belah pihak untuk bersama – sama mendukung dan mewujudkan iklim yang kondusif bagi pengembangan eksyar di Indonesia," ujar Perry dalam sambutannya dikutip dari laman BI.

Sebelumnya BI telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kalangan seperti ormas Islam dan asosiasi, termasuk PP Muhammadiyah pada September 2021. Ke depan BI akan terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak atau ormas lainnya.

1 dari 2 halaman

BI dan PBNU menjalin kerja sama pengembangan ekonomi syariah© bi.go.id

Dalam kerja sama kali ini, BI dan PBNU menyepakati tiga aspek penting yaitu pertama pengembangan ekonomi melalui suatu ekosistem yang fokus pada pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis pada komunitas pesantren. Ekosistem tersebut diharapkan mampu bersaing secara kompetitif baik ditingkat nasional maupun global.

Kesepakatan kedua adalah pengembangan keuangan syariah termasuk pengelolaan zakat, infaq, shadaqah, dan waqaf produktif untuk pemberdayaan ekonomi umat. Terakhir atau ketiga yaitu syiar ekonomi dan keuangan syariah yang terus dilakukan, termasuk pelaksanaan Festival Ekonomi Keuangan Syariah di tingkat regional dan Indonesia Sharia Economic Festival di tingkat nasional dan internasional.

Mengapresiasi kerja sama tersebut, Ketua Umum PBNI KH. Yahya Cholil Staquf menyampaikan organisasinya saat juga tengah menyiapkan desain besar terkait pengembangan agenda ekonomi di lingkungan NU.

2 dari 2 halaman

Gus Yaqut juga berharap kedepannya agenda tersebut dapat diintegrasikan dengan program-program pengembangan ekonomi syariah di BI untuk mencapai kemaslahatan dan kesejahteraan umat.

Pengukuhan kerja sama BI dengan PBNU diharapkan dapat mendorong pengembangan eksyar, melalui penguatan industri halal, khususnya UMKM halal di sektor makanan/minuman dan fashion, perluasan akseptansi instrumen pembayaran non tunai terkait digitalisasi sistem pembayaran, khususnya di kalangan warga nahdliyin, penyelenggaraan kegiatan edukasi dan riset terkait eksyar, serta kerja sama produktif lainnya.

Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan kantor – kantor perwakilan Bank Indonesia di daerah serta berbagai lembaga perangkat organisasi Nahdlatul Ulama, terutama di bidang pengembangan pondok pesantren, pengelolaan wakaf, pengembangan ekonomi, serta pengembangan riset dan penelitian.

Beri Komentar