Orang RI Mau Belanja Online Rp1,5 Juta di Akhir Tahun, Pelapak Siap-Siap!

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 6 September 2019 09:36
Orang RI Mau Belanja Online Rp1,5 Juta di Akhir Tahun, Pelapak Siap-Siap!
Uang ini dikeluarkan untuk belanja online akhir tahun.

Dream – September menandakan dimulainya pesta belanja online akhir tahun di Indonesia. Beragam promo potongan harga hingga cashback menarik ditawarkan oleh platform e-commerce.

Tak heran momen ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 6 September 2019, Shopback merilis survei tentang pola perilaku belanja online masyarakat Indonesia saat festival belanja berlangsung.

Survei ini meneliti perilaku lebih dari 5.100 responden dari Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar.

Hasil survei menemukan ada dua pertiga responden yang berencana berbelanja lebih banyak ketimbang festival belanja online tahun lalu. Sebanyak 38,6 persen dari responden akan berbelanja sebanyak Rp500.001- Rp1,5 juta.

Sementara 36,8 persen responden lainnya hanya akan membelanjakan uang di bawah Rp500 ribu.

Berdasarkan data historis di Shopback, rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan uang sebanyak Rp2,1 juta untuk berbelanja.

“ Festival belanja online akhir tahun memang selalu menjadi momen yang dinanti-nanti masyarakat Indonesia, karena pada periode ini mereka mendapat harga terbaik dalam membeli beragam produk yang diinginkan,” ujar Head of Business Development ShopBack Indonesia, Yolanda Margaretha, di Jakarta.

1 dari 4 halaman

Berkah Bagi Pedagang

Yolanda mengatakan festival belanja online akhir tahun juga memberikan berkah bagi penjual online. Rata-rata transaksinya meningkat hingga tiga kali lipat daripada hari-hari biasa.

“ Tahun ini pun ShopBack memprediksi akan terjadi peningkatan hingga dua kali lipat dalam hal orderdibanding periode festival belanja online tahun sebelumnya,” kata dia.

Dalam berbelanja online, masyarakat Indonesia dapat dikatakan sudah lebih bijak dalam menentukan barang apa yang akan dibeli di platform online. Menilik dari hasil survey, responden mengaku lebih mempertimbangkan kredibilitas penjual ketimbang harga yang ditawarkan.

Survei ini juga menunjukkan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menduduki peringkat pertama festival belanja online yang paling banyak diketahui masyarakat Indonesia, diikuti oleh 99 Super Shopping Day di peringkat kedua. Sayangnya hanya 22 persen dari responden yang mengetahui semua festival belanja online yang ada di Indonesia. 

2 dari 4 halaman

Terbesar di Asia Tenggara, Transaksi Belanja Online di Indonesia Rp29 Triliun

Dream – Persaingan platform e-commerce di Indonesia pada akhir 2018 masih menarik perhatian banyak orang. Pendanaan baru dan kolaborasi dengan perusahaan e-money menjadi topik paling hangat dalam industri ini.

Belum lagi, promo cashback dan end year sale juga menambah daya tarik untuk berbelanja online.

Dikutip dari keterangan tertulis iIprice, Kamis 31 Januari 2019, laporan Google Temasek menunjukkan transaksi online di Indonesia masih menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara. Penjualannya pada 2018 mencapai US$2,7 miliar, atau sekitar Rp29,68 triliun.

Momen Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2018 mencetak penjualan Rp6,8 triliun. Meningkat Rp2,1 triliun dari tahun 2017. Meskipun belum mencapai target yang diharapkan, jumlah ini berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan keseluruhan di online market Indonesia.

 © Dream

Penawaran cashback melalui penggunaan e-wallet yang ditawarkan oleh e-commerce di Indonesia mampu meningkatkan antusiasisme penggunaan e-wallet di Indonesia dari 11% dari tahun 2017 menjadi 15 persen pada tahun 2018. Penawaran jutaan produk, kemudahan bertransaksi, serta jaringan logistik yang luas menjadikan e-commerce di Asia Tenggara berkembang pesat.

Tiga e-commerce regional terbesar, yakni Lazada, Shopee, dan Tokopedia, berhasil melebarkan market mereka hingga tujuh kali lipat dari tahun 2015.

3 dari 4 halaman

Tokopedia Paling Banyak Dikunjungi

Tokopedia kembali menjadi e-commerce dengan rata-rata pengunjung website terbanyak, yakni sebesar 168 juta kunjungan. Jumlahnya meningkat hampir 10 persen dari kuartal sebelumnya.

Ada dua hal yang membuat Tokopedia semakin diminati. Pertama, kerja sama antara OVO dan Tokopedia yang memberikan kemudahan bagi penggemar e-commerce lokal untuk melakukan transaksi melalui OVO cash dan OVO points.

Di samping itu, investasi sebesar US$1,1miliar (Rp15,55 triliun) dari SoftBank pada akhir tahun ini menjadikan Tokopedia termasuk sebagai salah satu perusahaan e-commerce berlabel unicorn di Indonesia bersama dengan Bukalapak, Gojek, dan Traveloka.

 

 © MEN

 

Posisi ke dua ada Bukalapak. E-commerce ini membukukan kunjungan situs sebanyak 116 juta pada kuartal IV 2018. Perusahaan ini berhasil meningkatkan pengunjungnya sebesar 20 juta sejak kuartal ke tiga.

Shopee dan Lazada sebagai e-commerce regional menduduki posisi ke-3 dan ke-4 di Indonesia. Pengunjung website Shopee meningkat sebesar 29 juta disusul oleh Lazada yang meningkat sebesar 22 juta dari kuartal sebelumnya. Sementara itu, pasar onlineAsia Tenggara masih dikuasai oleh Lazada dengan 25 persen dari total market sharee-commerce.

Blibli, e-commerce lokal yang bergerak sejak 2010 di bawah anak perusahaan Grup Djarum dan Bank Central Asia (BCA), menunjukan posisi stabil di 5 besar padakuartal ini. Sepertiperusahaan lain, jumlah kunjungan ke web Blibli juga meningkat sebesar 12 juta di kuartal IV.

4 dari 4 halaman

Shopee Rajai AppStore dan Playstore

Shopee Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama di AppStore dan Playstore sepanjang periode Q4 2018, berdasarkan data yang dihimpun dari AppAnnie. E-commerce ini menggunakan dua strategi agar bisa bertengger di posisi teratas mobile apps kategori shopping atau e-commerce.

Pertama, promo akhir tahun Shopee dengan tema Harbolnas 11:11 dan 12:12 Birthday Sale yang menawarkan flash sale dan cash back hingga 120 persen. Penjualan pada saat Harbolnas diketahui menembus angkat 11 juta pemesanan dengan 40 persen pemesanan berasal dari Shopee Indonesia. Strategi marketplace berbasis mobile-app yang ditawarkan oleh e-commerce ini sukses memberikan pengalaman berbelanja online lebih efisien dan interaktif.

 

 © MEN

 

Kedua, promo gratis ongkir dan flash sale,menjadi daya tarik lebihbanyakorang Indonesia untuk berbelanja di platform tersebut. Dua strategi ini juga berdampak positif pada jumlah kunjungan web Shoppe. Menurut data di SimilarWeb pengunjung website Shopee meningkat sebesar 52 persen dari kuartal sebelumnya.

Aplikasi Tokopedia tetap konsisten menempati peringkat 2, baik di Appstore maupun Playstore.

Sedangkan Lazada yang sebelumnya di bawah Bukapalak, kali ini berhasil menyalip di Appstore dan berhasil memasuki top 3 e-commerce apps.

Beri Komentar