Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Apple `Babak Belur` Akibat iPhone 6 Bengkok

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 26 September 2014 16:04
Apple `Babak Belur` Akibat iPhone 6 Bengkok
Selain isu produk cacat iPhone 6, Apple juga harus menghadapi sentimen negatif mulai dari bocornya foto pribadi artis Hollywood sampai sistem operasi iOS 8

Dream - Sukses Apple mengeluarkan produk terbaru iPhone6 dan iPhone6 Plus berbalik menjadi bencana. Alhasil saham Apple terjun bebas 3,8 persen menjadi US$ 97,87 atau Rp 1,18 juta per lembar saham.

Usai bobolnya data pengguna produk Apple, perusahaan yang dibangun mendiang Steve Jobs juga terus dirudung serangkaian masalah.

Setelah sistem operasi terbaru iOS 8.0.2 banyak kelemahan, kini Apple harus menghadapi isu produk cacat iPhone 6 plus berupa body-nya yang membengkok.

Manajemen Apple sendiri mengakui adanya keluhan dari pengguna iPhone terbaru tersebut. Namun perusahaan mengklaim hanya mendapat laporan dari 9 pihak sejak produk ini diluncurkan.

" Dengan penggunaan normal, kasus iPhone yang bengkok sangat jarang," ujar Apple dalam keterangan resminya seperti dikutip dari laman Financial Times, Jumat, 26 September 2014.

Apple memastikan produk iPhone terbarunya itu telah melalui serangkaian tes sebelum diluncurkan. Sebelumnya, Apple merilis jika 10 juta unit iPhone 6 dan iPhone 6 Plus telah terjual hanya dalam waktu sepekan.

Sayang upaya Apple meredam serangkaian serangan isu kurang sedap ini ditanggapi miring pelaku pasar di bursa saham.

Usai mengeluarkan pernyataannya pada Kamis (25/9/2014), saham Apple anjlok cukup dalam. Akibatnya, bursa Wall Street ditutup memerah karena saham-saham bluechips ikut terkena dampak.

Saham Apple terjun bebas ke level US$ 97,87 per saham, atau posisi terendah dalam satu bulan terakhir.

Produk terbaru Apple yang dibawah kualitas tertingginya ditambah isu keamanan data pengguna membuat pelaku pasar khawatir.

Saham Apple di bursa saham Nasdaq akhirnya terpangkas US$ 2,64 atau sekitar Rp 29 ribu dari sesi pembukaannya di level US$ 100,51 per lembar. (Ism)

Beri Komentar