Bank Syariah Indonesia Gandeng UMKM Parekraf Naik Kelas

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 16 Maret 2021 13:35
Bank Syariah Indonesia Gandeng UMKM Parekraf Naik Kelas
BSI sudah menyalurkan pembiayaan sektor UMKM sampai Rp14,4 triliun hingga Desember 2020

Dream - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memberikan pembiayaan kepada UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan kolaborasi ini, UMKM di sektor kreatif ini diharapkan bisa naik kelas dan lebih berkembang.

" BSI berkomitmen untuk dapat menjadi mitra dalam memberikan kebermanfaatan baik di dunia maupun akhirat kepada segenap nasabah, termasuk UMKM khususnya ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Direktur Retail Banking BSI, Kokok Alun Akbar, dalam Temu Bisnis Perbankan Syariah di The Excelton Hotel Palembang, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 16 Maret 2021.

Bank syariah terbesar d Indonesia ini telah menyiapkan beberapa strategi di antaranya sinergi bersama pemerintah dalam proses pembinaan UMKM melalui kegiatan inklusi keuangan. Strategi lain adalah pemberian fasilitas pembiayaan kepada UMKM binaan instansi, Pemda dan komunitas halal.

 

1 dari 1 halaman

Bantu Go Digital

Selain itu, UMKM go digital diberdayakan dengan mendorong sentra produksi UMKM Binaan go digital yang dihubungkan dengan e-commerce.

Kokok juga mendukung dan mendorong pelaku umkm masuk ke ekosistem digital melalui kerjasama penyediaan layanan dan produk pendanaan perbankan dengan platform digital seperti e-commerce yang terhubung dengan aplikasi pembiayaan UMKM BSI.

" Selain itu, BSI juga akan membangun sentra bisnis UMKM di beberapa daerah," kata dia.

Bank ini juga mengembangkan UMKM dengan penyaluran pembiayaan untuk menambah modal, memfasilitasi pengusaha UMKM agar bisa menjual secara online melalui kerjasama dengan e-commerce, dan bersama-sama dengan Kemenparekraf melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan UMKM.

Sekadar informasi, sampai Desember 2020, penyaluran pembiayaan BSI di sektor UMKM sebesar Rp14,4 triliun. Ada pembiayaan senilai Rp194,1 miliar disalurkan ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Beri Komentar