Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Akankah Perbankan Syariah Terpengaruh Pilpres AS?
Dream – Beberapa hari yang lalu, rakyat Amerika Serikat telah menjatuhkan pilihannya pada Donald Trump untuk menjadi Presiden baru. Berbagai reaksi, yang sebagian besar mengungkapkan kekhawatirannya bermunculan dari berbagai negara.
Membawa isu negatif tentang muslim, bagaimana masa depan bank syariah dengan berkuasanya Donald Trump sebagai presiden AS?
Direktur Utama PT BNI Syariah, Imam Teguh Saptono, mengatakan belum ada dampak langsung terhadap perbankan syariah. Namun, tebersit kekhawatiran apabila Trump cenderung mengambil kebijakan untuk negaranya sendiri.
“Dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas ekonomi,” kata Imam di Jakarta, ditulis Selasa 15 November 2016.
Dia mengatakan beberapa indikasinya ini mengarah pada ancaman kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve/The Fed. Jika suku bunga naik, dolar AS akan “pulang kampung”.
“Dampaknya ke global, pemulihan ekonomi terhadap negara yang rentan terhadap hot money, semakin lambat. Misal, suku bunga dinaikkan secara tiba-tiba tanpa persiapan terlebih dahulu, bisa menimbulkan guncangan kepada Indonesia,” kata dia.
Imam mengatakan derasnya aliran modal yang keluar akan memukul nilai tukar rupiah. Kurs rupiah akan melemah terhadap dolar AS.
“(Untuk) jangka pendek, (situasi) ini akan menguntungkan Amerika Serikat. Tapi kalau di global akan semakin tidak pasti,” kata dia
Imam mengatakan pelemahan nilai tukar ini akan dirasakan oleh perbankan di Indonesia, baik di bank konvensional maupun bank syariah. Tapi, bank syariah tidak terkena dampak langsungnya.
“Tapi, ya, namanya pasar, mau bank syariah atau bank konvensional alami iklim yang sama. Tapi, derajatnya beda,” kata dia.
Imam mengatakan BNI Syariah, sejauh ini, belum terkena dampak Pilpres AS dan terpilihnya Trump sebagai presiden.
“Kalau kami, tidak ada transaksi derivatif, tidak ada transaksi dolar AS yang efektif. Semuanya based on real economy,” kata dia.
Imam mengatakan anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tidak akan terpengaruh dengan transaksi ini untuk jangka pendek. Jika kondisi ini berlaku jangka panjang dan ada perlambatan ekonomi, bank syariah ini juga akan terpengaruh.
“Kalau jangka panjang ekonomi melambat, kena jugalah kami,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'