Bilang Bawa Bom di Dalam Pesawat, Ini yang Bakal Terjadi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 5 April 2017 07:44
Bilang Bawa Bom di Dalam Pesawat, Ini yang Bakal Terjadi
Lebih baik tidak bercanda membawa bom ketika akan naik angkutan udara ini.

Dream – Maskapai penerbangan berhak menuntut kerugian kepada penumpang yang bercanda membawa bom di pesawat. Hal ini menyikapi semakin maraknya candaan bom yang dilakukan masyarakat ketika akan naik pesawat.

“ Bagi yang bercanda dengan mengatakan membawa bom atau apa pun itu, sehingga membuat operasional terganggu, airline dan airport bisa menuntut punishment berupa penggantian kerugian,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Selasa 4 April 2017.

Agus mengatakan candaan semacam ini semakin sering terjadi. Pada bulan Maret ini, ada dua candaan bom yang berujung tertundanya jadwal penerbangan.

Tidak hanya itu, maskapai harus direpotkan dengan mencari penerbangan lain untuk mengangkut penumpang ke daerah tujuan.

“ Maskapai juga harus mencari pesawat untuk segera mengangkut penumpang. Gara-gara candaan itu, seluruh penumpang dan awak kabin juga rugi waktu karena harus delay,” kata dia.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero), Arif Wibowo, mengatakan tuntutan penggantian kerugian itu harus dilakukan supaya menimbulkan efek jera bagi masyarakat. Sebab, guyonan itu berakibat kepada penerbangan yang terhambat.

“ Guyonan seperti itu bikin penerbangan acak-acakan. Yang tadinya sudah tertata dengan baik, harus diubah lagi karena kami tidak mau mengambil risiko jika benar (bom) itu ada,” kata Arif.(Sah)

Beri Komentar