BNI Syariah Kucurkan Rp400 M untuk Tol Cimanggis-Cibitung

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 25 April 2019 13:43
BNI Syariah Kucurkan Rp400 M untuk Tol Cimanggis-Cibitung
Bank syariah ini berpartisipasi dalam sindikasi pembiayaan Tol Cimanggis-Cibitung.

Dream – PT BNI Syariah ikut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur. Salah satunya bergabung dalam sindikasi pendanaan pembangunan jalan tol. Yang terbaru adalah sindikasi pembiayaan proyek tol Cimanggis-Cibitung. 

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 25 April 2019, dalam sindikasi ini, BNI Syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 400 miliar dari total pembiayaan sindikasi proyek jalan Tol Cimanggis–Cibitung sebesar Rp4,2 triliun.

Selain BNI Syariah, ada 8 lembaga keuangan syariah yang ikut serta dalam sindikasi ini dan 11 yang konvensional.

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BNI Syariah untuk turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur sebagai program Pemerintah melalui penyaluran pembiayaan.

“ Diharapkan kehadiran jalan tol ini bisa mengatasi permasalahan lalu lintas di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, dalam penandantanganan pembiayaan sindikasi jalan Tol Cimanggis-Cibitung, di Jakarta.

Dalam sindikasi ini, BNI Syariah berperan sebagai Join Mandated Lead Arranger And Bookrunner (JMLAB) dan juga sebagai agen fasilitas syariah. Sedangkan BNI merupakan anggota Join Mandated Lead Arranger And Bookrunner (JMLAB) yang juga berperan sebagai agen fasilitas konvensional.

Sekadar informasi, Pembiayaan ini disalurkan kepada Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas Cimanggis – Cibitung yang sahamnya dimiliki PT Waskita Toll Road (90 persen) dan PT Bakrie & Brother’s, Tbk (5 persen) serta PT Bakrie Toll Indonesia (5 persen).

Dalam waktu dekat, Tol Cimanggis-Cibitung akan mengoperasikan terlebih dahulu ruas tol Seksi 1 (Cimanggis – Jatikarya) sedangkan pengoperasian seluruh ruas ditargetkan rampung pada bulan Januari 2020.

Penyelesaian proyek tol ini akan memberikan konstribusi tersambung dengan ruas Cinere – Jagorawi, ruas Jakarta – Bogor - Ciawi, ruas Jakarta - Cikampek, dan ruas Cibitung – Cilincing. Proyek penandatanganan ini untuk meretas kemacetan JORR 1.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan pengoperasian jalan tol Cimanggis-Cibitung seksi I pada kuartal I-2019. Meskipun demikian Waskita belum bisa memastikan waktu persisnya kapan untuk mengoperasikan jalan tol tersebut.

Saat ini, Waskita Karya tengah melakukan uji layak operasi (ULO). Pengujian sendiri dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lewat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). (ism)

1 dari 2 halaman

Bisa Buka Rekening Via Online, BNI Syariah Bidik 150 Nasabah Baru/Hari

Dream – PT BNI Syariah menargetkan pembukaan rekening baru secara online mulai bisa diaplikasikan pada kuartal IV 2019. Anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk ini berharap 20 persen pembukaan rekening dilayani secara digital ini.

Dikutip dari keterangan tertulis BNI Syariah, Kamis 18 April 2019m, Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah, Wahyu Avianto, mengatakan pembukaan rekening online merupakan opsi tambahan dari layanan pembukaan rekening melalui kantor cabang yang saat ini sudah berjalan.

" Sistem pembukaan rekening online ditargetkan bisa meningkatkan akuisisi nasabah baru sebanyak 150 rekening per hari," kata Wahyu di Jakarta.

Dengan layanan baru ini, nasabah yang ingin membuka rekening tak harus datang ke kantor cabang BNI. Layanan ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dengan gaya hidup modern dan serba mobile.

Selain pembukaan rekening secara online, Wahyu mengatakan BNI Syariah juga telah memberikan layanan akses mudah, cepat, dan prudent bagi nasabah yang ingin melakukan pembukaan rekening melalui SCO (Sharia Channeling Office) yang terintegrasi dengan BNI.

Saat ini layanan BNI Syariah dapat dijangkau di lebih dari 1.500 Sharia Channeling Office (SCO) kantor BNI Seluruh Indonesia. 

2 dari 2 halaman

Kembangkan SDM dan Infrastruktur

Untuk mendukung inovasi berbasis teknologi tersebut, BN Syariah terus mengembangkan SDM dan infrastruktur baik perangkat keras maupun lunak. BNI Syariah juga berkolaborasi dengan Fintech Syariah, seperti PT Ammana Fintek Syariah untuk memberikan solusi Digital Wakaf.

Selain itu BNI Syariah juga telah terdaftar sebagai anggota AFSI (Asosiasi Fintech Syariah Indonesia) sekaligus mensupport kebutuhan penggunaan fitur-fitur payment/transfer bank yang digunakan oleh para startup/fintech.

Sampai dengan Desember 2018, Dana Pihak Ketiga BNI Syariah sudah mencapai Rp35,50 triliun atau tumbuh 20,82 persen (yoy). Lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 11,6 persen.

Komposisi Dana Pihak Ketiga tersebut didominasi oleh dana murah (Giro dan Tabungan) yang mencapai 55,82 persen.

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya