Tinggalkan Urusan Duniawi, Bocah 8 Tahun Tolak Warisan Rp925 Miliar

Reporter : Okti Nur Alifia
Jumat, 20 Januari 2023 07:34
Tinggalkan Urusan Duniawi, Bocah 8 Tahun Tolak Warisan Rp925 Miliar
Bisnis keluarganya dibangun sejak 1981. Gadis kecil itu menolak harta warisannya demi memperdalam agamanya,

Dream - Seorang gadis berusia delapan tahun di India menolak mewarisi kekayaan berlian bernilai jutaan dolar dan lebih memilih sebagai biarawati, setelah meninggalkan kesenangan duniawi.

Dia adalah Devanshi Sanghvi, pewaris bisnis perhiasan Sanghvi and Sons di kota Surat di bagian barat India, yang dikenal secara lokal sebagai Kota Berlian karena keunggulannya dalam perdagangan permata global.

Menurut The Guardian, bisnis keluarganya yang didirikan pada tahun 1981, memiliki kekayaan bersih sebesar 5 miliar rupee atau senilai US$61 juta. Jika ditaksir dalam rupiah kekayaannya bernilai Rp925 miliar.

Keluarga Devanshi juga menganut kepercayaan Jain, sebuah agama di India namun kuno yang mengkhotbahkan tanpa kekerasan, vegetarisme yang ketat, dan cinta untuk semua makhluk.

1 dari 2 halaman

Minggu ini, berdasarkan laporan berbagai media, Devanshi dijamu dalam upacara empat hari untuk mengumumkan panggilan barunya, di mana dia naik kereta yang ditarik gajah, 

Pada hari Rabu, dia tiba di sebuah kuil untuk menukar pakaian rumitnya dengan pakaian katun putih sederhana, setelah semua rambutnya dihilangkan.

" Devanshi tidak pernah menonton televisi, film atau pergi ke mal dan restoran," kata seorang saksi upacara Rabu, menambahkan bahwa gadis itu telah hadir secara teratur di upacara kuil.

2 dari 2 halaman

Devanshi merupakan salah satu orang termuda yang mengikuti upacara " diksha" untuk meninggalkan harta benda mereka dan memasuki ordo agama Jain.

Menurut media lokal, orang tua Devanshi mengatakan dia sangat ingin menjadi seorang biarawati. 

Keluarga Jain terkadang disebut mendorong anak-anak mereka untuk masuk ordo keagamaan demi meningkatkan status sosial kerabat mereka. Saat ini Jainisme memiliki lebih dari 4 juta pengikut di India,

 

Beri Komentar