Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bank Syariah Mandiri Meluncurkan Islamic Sociopreneur Development Program (Foto: Bank Syariah Mandiri)
Dream – PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSM Umat) meluncurkan Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP). Dua lembaga ini menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM).
ISDP merupakan program beasiswa berupa uang saku, uang SPP, pembinaan spiritual, permodalan, pelatihan/magang kewirausahaan serta pendampingan usaha.
“ISDP merupakan program yang memang arahnya pas dengan kebijakan pemerintah, agar bisa melahirkan para pemuda yang mandiri dan bisa berwirausaha dengan segala keterampilan yang dimilikinya,” kata Direktur Utama BSM, Toni EB Subari, di Yogyakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 20 Desember 2017.
Toni mengatakan program senilai Rp1,9 miliar ini diberikan untuk 25 orang mahasiswa. Program ISDP ini bertujuan untuk mencetak wirausahawan muda yang memiliki kepedulian sosial kepada masyarakat.
Program ISDP ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pengusaha muda serta merupakan fokus dan concern BSM dan Laznas BSM Umat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“ISDP ini sebagai bagian dari kepedulian BSM, tetap concern dalam peningkatan kualitas pendidikan. Sehingga bisa mendorong dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia," kata dia.
Direktur Eksekutif Laznas BSM Umat, Rizqi Okto Priansyah mengatakan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa UGM mengenai bidang sociopreneur secara umum.
“Sekaligus membangun, memotivasi serta mengembangkan minat dan bakat untuk mampu meningkatkan potensi diri setelah lulus dari jenjang perguruan tinggi menjadi entrepreneur sejati,” kata dia.
Rizqi mengatakan mahasiswa dituntut untuk mampu memberikan dampak positif, khususnya untuk sisi sosial ekonomi masyarakat.
Mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan (agent of change), diharapkan tidak hanya memberi perubahan dari segi intelektualitas saja, tetapi dapat menciptakan dan melahirkan entrepreneur yang terampil dan mandiri.
“Bersama BSM dan Laznas BSM Umat, mahasiswa akan diberikan beasiswa, pendampingan dan pengetahuan untuk menjadi pengusaha yang sukses,” kata dia. (ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia