Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Jarang Orang Meminjam Uang Di Pinjaman Online Ketika Sedang Kepepet. (Foto: Shutterstock)
Dream - Kebutuhan masyarakat akan uang tunai tak bisa dipungkiri semakin meningkat. Apalagi kalau libur anak sekolah dan hari raya sudah menjelang. Banyak orang mencari uang tunai untuk memenuhi kebutuhan itu.
Mulai dari menggadaikan perhiasan dan kendaraan bermotor sampai meminjam uang ke bank.
Tapi, ada juga yang melayani peminjaman uang secara online. Persyaratannya pun terbilang mudah karena calon peminjam hanya bermodal KTP. Hal ini berbeda dengan perbankan yang mensyaratkan calon peminjam untuk memberikan beragam dokumen persyaratan, seperti KTP, slip gaji, NPWP, hingga kepemilikan kartu kredit.
Tak heran jika banyak yang tertarik dengan fasilitas pinjaman dengan syarat KTP. Tapi yakin cara ini aman?
Jika ingin mengajukan pinjaman dengan modal KTP, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, seperti plafon dan tenor pinjaman.
Pinjaman yang bermodal KTP biasanya menyediakan plafon pinjaman yang kecil, sekitar Rp1 juta-Rp3 juta. Tempo pinjamannya juga singkat. Paling lama 30 hari. Bagaimana dengan bunga?
© Dream
Dilansir dari duitpintar.com, Rabu 20 Desember 2017, pinjaman seperti ini biasanya menerapkan biaya layanan pengganti bunga karena dana harus dikembalikan utuh saat jatuh tempo dan temponya HANYA sebulan.
Ambil contoh seseorang meminjam uang Rp3 juta dan tenor pinjaman Rp1,04 juta. Jadi, peminjam harus mengembalikan uang Rp4,04 juta. Bunganya mencekik, yaitu 34,77 persen.
Perbankan juga melayani pinjaman kredit tanpa agunan (KTA) secara online. Ada seseorang yang meminjam uang sebesar Rp5 juta dan tempo pinjaman sebesar 11,4 persen per tahun atau 0,95 persen per bulan.
Nilai bunga setahun sebesar Rp570 ribu dan per bulannya sebesar Rp47.500. Pokok pinjamannya sebesar Rp416.666. Cicilan yang dibayarkan peminjam itu pokok pinjaman plus bunga dan cicilan yang harus dibayar sebesar Rp464.166. Total pinjaman yang harus dilunasi peminjam ini sebesar Rp5,57 juta.
Bagi orang yang berpenghasilan rendah, angsuran ini masih aman, misalnya untuk orang yang berpenghasilan Rp3,5 juta. Jika dia memilih pinjaman dengan tempo cepat, uang yang harus dikeluarkan sebesar Rp4,04 juta. Uang yang harus dikembalikan lebih besar daripada penghasilannya.
© Dream
Terdesak dengan kebutuhan pinjaman dana dalam waktu cepat memang sering membuat gelap mata, apalagi ini menyangkut utang. Jadi, jangan gegabah dan buru-buru. Sebelum mengajukan pinjaman, lebih baik periksa dulu pemberi pinjamannya, apakah dia aman, legal, dan ada tambahan biaya yang wajar atau tidak.
Yang paling penting, harus tetap menghitung besar cicilan, apakah sudah sesuai dengan kemampuan? Jangan sampai malah terjerat utang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya