Bursa Syariah Terpuruk Respon Sinyal Kenaikan Suku Bunga AS

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 29 Oktober 2015 09:18
Bursa Syariah Terpuruk Respon Sinyal Kenaikan Suku Bunga AS
Kecuali saham tambang, seluruh indeks sektoral langsung bergerak melemah.

Dream - Hasil pertemuan The Fed yag membuka kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun direspon negatif pelaku pasar. Bursa saham syariah pun kembali dibuka melemah.

Kecuali saham pertambangan, seluruh indeks sektoral juga bergerak turun di sesi awal pembukaan perdagangan ini.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mengawali sesi prapembukaan perdagangan, Kamis, 29 Oktober 2015 dengan melemah 0,079 poin (0,05%) ke level 145,327.

ISSI kembali turun 0,068 poin (0,05%) ke level 145,338 di sesi pembukaan.

Tekanan jual juga melanda saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka sesi praperdagangan dengan koreksi tipis 0,527 poin (0,09%) ke level 610,372.

Disulut 21 emiten yang bergerak turun, indeks JII juga kembali menukik 0,505 poin (0,08%) di sesi pembukaan ke level 610,394.

Hingga enam menit waktu perdagangan, kedua indeks acuan saham syariah ini masih terus bergerak turun.

Pelaku pasar mentransaksikan dana sekitar Rp 14,02 miliar di sesi pemanasan. Sebanyak 67,27 juta saham jadi incaran aksi jual beli investor.

Kondisi regional yang bergerak variatif menyambut keputusan The Fed mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah. IHSG turun tipis 7,175 poin (0,16%) ke level 4.601,565 di sesi prapembukaan.

Tak punya amunisi untuk menguat, IHSG kembali terkikis 7,437 poin (0,16%) di sesi pembukaan ke level 4.601,303.

Lantai bursa memulai sesi transaksi perdagangan dengan dana Rp 29 miliar.  Investor asing melakukan aksi jual saham Rp 16,57 miliar.

Di awal sesi, indeks saham tambang dan properti bergerak menguat usai naik 0,28 persen dan 0,21 persen. Namun sebagian besar indeks sektoral bergerak melemah dipimpin emiten perdagangan dan keuangan.

Indeks regional bergerak variatif dengan Kospi dan Shanghai Composite menguat 0,21 persen dan 0,16 persen. Sebaliknya Hang Seng dan Nikkei naik 0,16 persen dan 0,03 persen.

Kurs rupiah melemah naik sudah keluar dari level 13.600, Pagi ini rupiah dibuka melemah di level 13.498

 

Beri Komentar